Author name: Ghina Nafsiya

Berita, Kegiatan, SDG 2026

Tim Kesenian FIB Unpad Tampil di Africa Day 2026, Bawa Tari Ketuk Tilu Cikeruhan ke Panggung Diplomasi Budaya

Sesi Foto Tim Kesenian FIB Unpad di Africa Day 2026, Hotel Four Seasons, Jakarta Tim Redaksi FIB Unpad – Tim Kesenian Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (FIB Unpad) mendapat kehormatan tampil dalam peringatan Africa Day 2026, sebuah momen internasional yang diselenggarakan oleh Consulate General of Seychelles di Jakarta. Acara bergengsi ini berlangsung pada Jumat, 22 Mei 2026, bertempat di Hotel Four Seasons Jakarta. Acara ini dihadiri oleh para diplomat, perwakilan negara-negara Afrika, serta tamu undangan dari berbagai kalangan. Sesi Foto Tim Kesenian FIB Unpad di Africa Day 2026, Hotel Four Seasons, Jakarta Dalam kesempatan tersebut, Tim Kesenian FIB Unpad menampilkan Tari Ketuk Tilu Cikeruhan sebagai hasil dari proses revitalisasi Tari Ketuk Tilu Cikeruhan Buhun, sebuah bentuk seni tari rakyat tradisional Sunda menjadi seni pertunjukan yang komunikatif dan representatif di hadapan penonton internasional. Africa Day: Momentum Solidaritas dan Dialog Antarbangsa Africa Day diperingati setiap tanggal 25 Mei untuk menandai berdirinya Organisasi Persatuan Afrika (OAU) pada tahun 1963 di Addis Ababa, Ethiopia. Peringatan ini menjadi simbol persatuan, kedaulatan, dan semangat pembebasan bangsa-bangsa Afrika dari belenggu kolonialisme, sekaligus momentum untuk memperkuat hubungan Afrika dengan dunia, termasuk Indonesia. Di Indonesia, Consulate General of Seychelles Jakarta secara konsisten menjadi tuan rumah peringatan Africa Day yang menjadikannya salah satu ajang diplomasi budaya yang strategis. Kehadiran FIB Unpad dalam acara ini menegaskan peran perguruan tinggi sebagai pihak yang aktif dalam memperkuat hubungan budaya antara Indonesia dan komunitas internasional. Kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Kegiatan ini relevan dengan dua dari tujuh belas Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang dirancang PBB, khususnya: Pelestarian dan promosi warisan budaya lokal Tari Ketuk Tilu Cikeruhan sebagai bagian dari identitas yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. Penguatan kerja sama internasional dan kemitraan budaya antara Indonesia dan negara-negara Afrika melalui pertunjukan di forum diplomasi multilateral. Pertunjukan Tari Ketuk Tilu Cikeruhan oleh Tim Kesenian FIB Unpad di hadapan tamu undangan Keikutsertaan Tim Kesenian FIB Unpad dalam Africa Day 2026 merupakan salah satu wujud nyata dari komitmen Universitas Padjadjaran untuk berkontribusi aktif di arena internasional, tidak hanya melalui riset dan publikasi ilmiah, tetapi juga melalui diplomasi seni dan budaya. Penampilan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa revitalisasi budaya bukan hanya kepentingan komunitas lokal, melainkan kontribusi Indonesia dalam merayakan keberagaman. Penulis:Rivani Shafa Salsabila /22/05/2026

Berita, Kegiatan

Prodi Ilmu Sejarah FISIP UNY Lakukan Kunjungan Kemitraan dengan Prodi Ilmu Sejarah FIB Universitas Padjadjaran

Foto: Muze – FIB Unpad, 8 Mei 2026 Pada Jumat, 8 Mei 2026, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (FIB Unpad) menyambut kedatangan delegasi dosen dari Program Studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Negeri Yogyakarta (FISIP UNY), dalam rangkaian kegiatan studi banding dan kerjasama antara kedua program studi. Rangkaian Kegiatan Studi Banding Pertemuan berlangsung di ruang Unit Penjaminan Mutu (UPM) Lantai 1 Gedung A (Dekanat) FIB Unpad. Rombongan tamu disambut langsung oleh Wakil Dekan bidang Pembelajaran, Kemahasiswaan dan Riset, Dr. Lina Meilinawati R., M.Hum., bersama Kepala Departemen Sejarah dan Filologi Dr. Mumuh Muhsin Z., M.Hum., serta Manajer Riset, Inovasi dan Kemitraan Ferli Hasanah, S.S., M.Hum. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan audiensi yang turut dihadiri oleh Ketua Program Studi S1 Ilmu Sejarah Dr. Miftahul Falah, M.Hum. dan Ketua Program Studi Sastra Arab Dr. Eka Kurnia Firmansyah, M.Hum. dari pihak FIB Unpad. Adapun delegasi dari Prodi Ilmu Sejarah UNY terdiri atas tiga dosen, yakni Eka Ningtyas, M.A., Kuncoro Hadi, M.A., dan Nanang Setiawan, M.A. Foto: Muze – FIB Unpad, 8 Mei 2026 Diskusi Tugas Akhir Mahasiswa hingga Peminatan Studi Diskusi menyentuh topik skema tugas akhir mahasiswa. Prodi Ilmu Sejarah UNY diketahui belum menerapkan alternatif di luar skripsi konvensional, seperti publikasi jurnal maupun pembuatan film dokumenter. Hal ini berbeda dengan Prodi Ilmu Sejarah FIB Unpad yang sejak dua tahun lalu telah mengimplementasikan skema alternatif, di antaranya publikasi di jurnal terakreditasi Sinta 3. Ke depannya, Prodi Ilmu Sejarah Unpad juga akan mulai memberlakukan skema-skema lain dari total 10 skema tugas akhir yang telah diatur dalam Peraturan Rektor. Berbagai hal lain turut diperbincangkan dalam forum tersebut, antara lain peminatan studi di seluruh jenjang strata, kebebasan mahasiswa dalam kegiatan demonstrasi politik, pengaturan kolaborasi riset dan pengabdian kepada masyarakat, penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan, serta fasilitas laboratorium yang aktif digunakan saat ini. Kegiatan kunjungan kemitraan ini diakhiri dengan sesi ramah tamah dan foto bersama antara kedua belah pihak, menandai terjalinnya hubungan yang lebih erat antara Prodi Ilmu Sejarah FISIP UNY dan Prodi Ilmu Sejarah FIB Unpad. Penulis:Rivani Shafa Salsabila /08/05/2026

Berita, Berita Alumni, Berita Mahasiswa

Raih Wisudawan Terbaik, Hana Yulia Buktikan Konsistensi dan Semangat Berkarya Mahasiswa Sastra Arab FIB Unpad

    Apresiasi pada postingan Instagram @unpadfib Tim Redaksi FIB Unpad – Hana Yulia, mahasiswi Program Studi Sastra Arab Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Padjadjaran (Unpad), berhasil meraih penghargaan Wisudawan Terbaik Program Sarjana Universitas Padjadjaran gelombang III Tahun Akademik 2025/2026. Prestasi gemilang ini diraih berkat ketekunan, konsistensi akademik, dan aktifnya Hana dalam berbagai kegiatan ilmiah selama masa perkuliahan. Selama menempuh pendidikan di Unpad, Hana tidak hanya menonjol dari sisi akademik, tetapi juga aktif menghasilkan karya ilmiah yang diakui di tingkat nasional. Ia berhasil mempublikasikan dua artikel ilmiah pada jurnal terindeks SINTA 3 dan satu artikel pada jurnal terindeks SINTA 4. Selain itu, Hana juga berhasil meraih pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada tahun 2024, serta diakui sebagai penulis favorit dalam lomba menulis puisi tingkat nasional. Meneliti Quarter Life Crisis Lewat Lagu Arab Skripsi yang diangkat Hana mengkaji fenomena quarter life crisis (QLC) yang direpresentasikan dalam lirik lagu Arab, dianalisis melalui pendekatan semiotika dan psikologi sastra. Topik yang relevan dengan kehidupan anak muda masa kini yang menjadi bukti kepekaan Hana dalam memadukan kajian budaya dengan isu psikologis yang aktual. PKM dan Organisasi Menjadi Pengalaman Paling Berkesan Dalam sebuah sesi wawancara, Hana menyebut perjalanannya di PKM sebagai momen yang paling berbekas. “Sempat ikut pada tahun 2023, namun belum berhasil didanai. Mencoba kembali  pada tahun 2024, Alhamdulillah berhasil mendapatkan pendanaan dari Kemendikbudristek,” ujarnya. Tak hanya PKM, Hana juga aktif di organisasi mahasiswa, khususnya Himasa dan KMMK Unpad. Hana juga membagikan kunci menjaga prestasi akademiknya yang bertumpu pada dua hal, yakni doa dan usaha. Ia selalu memulai dengan meminta pertolongan Allah SWT dan doa orang tua, lalu mengiringinya dengan konsistensi dan manajemen waktu yang terstruktur. Pesan Untuk Mahasiswa FIB Unpad Di penghujung wawancara, Hana menyampaikan pesan yang menyentuh untuk seluruh mahasiswa FIB Unpad. “Kesempatan menjadi mahasiswa S1 di Unpad hanya sekali. Oleh karena itu, semangat menjalankan peran sebagai mahasiswa. Maksimalkanlah amanah yang tengah diemban, gunakan kesempatan dengan baik dan bijak, jadikan setiap episode perjalanan sebagai pembelajaran, dan tetap sisihkanlah ruang dalam diri untuk menampung luasnya samudera ilmu.”  Menerima penghargaan ini dengan rendah hati, Hana menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah SWT. Ia berharap penghargaan Wisudawan Terbaik ini adalah amanah yang besar bagi Hana untuk terus belajar dan berkontribusi kepada civitas akademika FIB Unpad. Penulis:Rivani Shafa Salsabila /05/05/2026

Berita

Kunjungan dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Program Studi Sastra Arab dan STIT Insan Kamil

Program Studi Sastra Arab, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Padjadjaran (Unpad) menerima kunjungan STIT Insan Kamil dalam rangka penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada Senin, 20 April. Kegiatan ini menjadi langkah dalam memperkuat sinergi antarperguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan Tridarma Perguruan Tinggi. Berdasarkan draft PKS yang disepakati, ruang lingkup kerja sama mencakup tiga pilar utama Tridarma, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kedua institusi berkomitmen untuk saling mendukung pelaksanaan program-program akademik yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan kontribusi keilmuan. Program konkret yang direncanakan adalah kolaborasi di bidang penelitian. Salah satu bentuk implementasinya adalah kegiatan penulisan jurnal secara kolaboratif, baik oleh mahasiswa maupun dosen dari kedua institusi. Skema ini memungkinkan adanya kerja sama lintas kampus, seperti publikasi di jurnal Unpad maupun jurnal yang dikelola STIT Insan Kamil. Meskipun demikian, untuk teknis pelaksanaan program kerja sama tersebut masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut.  Pihak terkait menyampaikan bahwa detail waktu dan mekanisme pelaksanaan saat ini masih terus didiskusikan agar dapat berjalan secara optimal. Hingga saat ini, target atau output jangka pendek dari kerja sama tersebut belum ditetapkan secara spesifik. Kedua belah pihak masih mematangkan rencana implementasi agar program yang dijalankan nantinya memiliki arah yang jelas dan memberikan manfaat yang maksimal. Penulis:Rivani Shafa Salsabila /20/04/2026

Berita, Kegiatan

FIB Unpad Sambut Kunjungan Benchmarking Prodi Sastra Indonesia Unmul dalam Rangka Persiapan Akreditasi Unggul

Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (FIB Unpad) membuka pintu atas kunjungan resmi Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman (Unmul) di Kampus Jatinangor, Senin (20/4/2026). Kunjungan ini ditandai dengan penandatanganan Implementation Arrangement (Pengaturan Pelaksanaan) antara kedua program studi untuk kegiatan benchmarking akademik dan tata kelola menuju akreditasi unggul. Perjanjian ini kemudian ditandatangani oleh Dekan FIB Unpad, Prof. Aquarini Priyatna, M.A., M.Hum., Ph.D., dan Koordinator Prodi Sastra Indonesia FIB Unmul, Anwar Ibrahim Triyoga, M.Phil.. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Memorandum of Agreement (MoA) Tridharma yang disepakati kedua universitas pada 4 November 2024. Prodi Sastra Indonesia FIB Unpad dalam kegiatan ini berbagi praktik terbaik kepada mitra dari Unmul dalam tiga area utama: pengembangan kurikulum dan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), tata kelola dokumen borang akreditasi, serta strategi pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU). Ketiga hal tersebut adalah kunci keberhasilan Prodi Sastra Indonesia Unpad dalam kesuksesannya meraih dan mempertahankan peringkat akreditasi Unggul. Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama 7 hari kerja tanpa melibatkan transaksi finansial antar institusi. Koordinasi teknis dari pihak Unpad dipegang oleh Ketua Prodi Sastra Indonesia FIB Unpad, Nani Darmayanti, S.S., M.Hum., Ph.D.. Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal dari kemitraan akademik yang lebih luas antara FIB Unpad dan FIB Unmul, membuka peluang kolaborasi penelitian, pertukaran sivitas akademika, hingga program bersama di kemudian hari. Penulis:Rivani Shafa Salsabila /20/04/2026

Berita, Berita Mahasiswa

Mahasiswa FIB Unpad, Dika Aulia Ardiansyah, Ukir Prestasi di Ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Unpad 2026

Prestasi membanggakan kembali datang dari lingkungan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran. Salah satu mahasiswa terbaiknya, Dika Aulia Ardiansyah, terpilih sebagai salah satu dari 10 jajaran kandidat utama dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Tingkat Universitas Padjadjaran 2026. Keberhasilan ini tentunya bukan sekadar keberuntungan satu malam, melainkan hasil dari konsistensinya sejak menginjakkan kaki di Universitas Padjadjaran. Dika merupakan mahasiswa program studi Sastra Rusia, angkatan 2023. Dikenal mampu menyeimbangkan akademik dengan keaktifannya dalam berorganisasi, ia mengemban amanah sebagai Ketua Badan Legislatif Himpunan Mahasiswa Sastra Rusia periode 2025. Tidak berhenti disana, minatnya terhadap seni dan disiplin, membawanya aktif di unit kegiatan mahasiswa tingkat universitas, Sadahulung Padjadjaran Drums Corps (SPDC). Manajerial dan Prestasi Internasional Di SPDC, Dika tidak hanya hadir sebagai anggota. Ia memberikan kontribusi manajerial dengan menjabat sebagai Inventaris (2025) dan Keuangan (2025). Peran ini ia jalankan sembari tetap terjun dalam kompetisi internasional. “Selama kuliah saya berusaha untuk tetap aktif menyeimbangkan sisi akademik dengan kegiatan di luar kelas.” Ujar Dika dalam sebuah sesi wawancara. Bagi Dika, kompetisi dan kegiatan organisasi menjadi usahanya untuk mengasah soft skill yang tidak ia peroleh di dalam kelas. Arti dari “Proses yang Melelahkan” Menjadi salah satu dari 10 kandidat utama Mawapres Unpad merupakan pencapaian yang besar. Namun, sikap rendah hati selalu ia terapkan. Ia menyampaikan bahwa berkas Capaian Unggulan (CU) yang ia kumpulkan adalah hasil dari setiap tetesan keringat yang ia kumpulkan sejak awal kuliah. “Setiap sertifikat dan pengalaman yang saya dapatkan itu butuh proses yang cukup panjang. Bisa berada di titik 10 besar ini bagi saya merupakan bentuk apresiasi atas kemauan untuk berproses meski melelahkan,” ungkapnya. Pesan Dika untuk Mahasiswa Lain Bagi teman-teman mahasiswa lain yang memiliki impian sama dengannya, Dika menitipkan pesan tentang keberanian untuk memulai. “Jangan minder kalau merasa ‘belum punya apa-apa’, karena sertifikat dan pencapaian itu akan datang seiring dengan kerja keras kalian. Yang paling penting, nikmati setiap prosesnya, karena lelahnya akan terbayar saat kita melihat sejauh mana kita telah berkembang.” Tutup Dika memberikan motivasi. Dukungan terus mengalir dari civitas akademika Fakultas Ilmu Budaya, berharap Dika dapat membawa harum nama fakultas di tingkat universitas maupun nasional. Oleh Rivani Shafa Salsabila /01/04/2026

Berita, Berita Dosen, Kegiatan

FIB Unpad Hadirkan Prof. Mikihiro Moriyama dalam Kuliah Umum Sastra dan Budaya

Kamis (12/3/2026) – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Padjadjaran menghadirkan Prof. Dr. Mikihiro Moriyama dari Universitas Nanzan, Nagoya, Jepang. Beliau hadir di FIB Unpad sebagai dosen tamu kuliah umum dengan pembahasan sastra dan budaya dari tiga perspektif. Acara ini terbagi ke dalam tiga sesi untuk mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Sastra Sunda, dan Sastra Jepang: Intertekstualitas Sastra Asia: Studi Komparatif Sastra Jepang dan Indonesia Sundanese Studies: Suatu Bidang Studi yang Mendunia Introduction to Japanese Literature and Teaching Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi mahasiswa untuk melakukan penelitian kolaboratif antara budaya lokal dengan perspektif global, sejalan dengan visi misi FIB Unpad dalam melestarikan budaya di tengah arus globalisasi.

Berita

Unpad Kembangkan Laman SDGs: Wadah Kampus Bantu Indonesia Capai Tujuan Keberlanjutan Tahun 2030

Dalam mengembangkan kehidupan yang berkelanjutan, Universitas Padjadjaran mengembangkan sebuah laman yang berisikan berita-berita Sustainable Development Goals yang pernah dilakukan oleh Fakultas Ilmu Budaya dan fakultas-fakultas lainnya di Unpad. Aktivitas-aktivitas tersebut terinventariskan dalam sebuah laman, yaitu https://sdgcenter.unpad.ac.id/. Hal ini didasarkan pada peran perguruan tinggi untuk meningkatkan kredibilitas dalam mencapai SDGs. Dilansir dari laman SDGs Center Unpad, Pusat Kajian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs Center) Universitas Padjadjaran memiliki visi untuk berpartisipasi aktif untuk membantu Indonesia mencapai SDGs pada tahun 2030.  Dalam upaya mendukung hal itu, Pusat Kajian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Universitas Padjadjaran menyelenggarakan beberapa kegiatan utama, seperti: Melalui pengembangan yang didukung oleh Fakultas Ilmu Budaya ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi segenap civitas dalam merealisasikan dan memberikan kontribusi bagi kehidupan yang berkelanjutan, khususnya melalui bidang pendidikan.  Red: Maria Imanuella Dewi Sekartaji

Berita, SDG 2025

Tim PPM FIB Unpad Membantu Proses Legalitas Kelembagaan Desa Wisata Jatiroke

Pada September 2025, Fakultas Ilmu Budaya Universitas (FIB) Universitas Padjadjaran memulai kegiatan PPM di Desa Wisata Jatiroke, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Topik utama kegiatan ini yaitu pembangunan pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat lokal. Diketuai oleh Vincentia Tri Handayani, tim PPM terdiri dari dosen-dosen dari berbagai program studi di FIB: Dr. Sri Rijati, Dr. Cicu Finalia, Nurul Hikmayaty Saefullah, dan Gilang Januarsyah.  Berdasarkan observasi Tim PPM FIB Unpad, Desa Jatiroke memiliki potensi tinggi sebagai Desa Wisata. Beberapa unggulan Desa Jatiroke dalam bidang wisata alam, budaya, dan kearifan adalah: Namun, pengelolaan wisata hanya dapat berkelanjutan dan terarah jika terdapat pengakuan resmi dari pemerintah daerah melalui penetapan status Desa Wisata Rintisan.  Maka dari itu, program ini bertujuan mempercepat proses legalisasi desa wisata melalui pendampingan teknis dan strategis. Untuk mencapai target tersebut, tim PPM memberikan bantuan pendampingan aparat desa dan masyarakat dalam proses administrasi. Mereka memberi bantuan untuk proses pemenuhan persyaratan administrasi, penguatan dokumen pendukung, dan penyusunan profil desa wisata sesuai standar yang ditetapkan oleh pemerintah kabupaten. Beberapa kegiatan utama lain yang dilakukan tim adalah:  Dengan dukungan ini, tim PPM berharap bahwa Desa Jatiroke meraih pengakuan sebagai Desa Wisata Rintisan, sekaligus memiliki landasan hukum kuat untuk mengembangkan pariwisata secara profesional, terstruktur, dan berdaya saing. Red. Jauza Maryam Mumtazah

Berita, SDG 2025

Tingkatkan Jiwa Kewirausahaan untuk Ciptakan Peluang di Masa Depan, FIB Unpad Gelar Mata Kuliah Kewirausahaan

BANDUNG – Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (FIB Unpad) terus berkomitmen untuk mempersiapkan lulusannya tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga sebagai pencipta lapangan kerja. Salah satu upaya strategisnya adalah melalui mata kuliah Kewirausahaan (Kode: UNH10601) yang dirancang khusus untuk menanamkan dan mengembangkan jiwa entrepreneur mahasiswa. Berdasarkan data dari Kantor Akademik dan Kemahasiswaan FIB Unpad, mata kuliah pilihan keahlian dengan bobot 2 SKS ini telah menjadi salah satu pilar penting dalam kurikulum Fakultas Ilmu Budaya. Mata kuliah ini secara khusus dirancang untuk mencapai Capaian Pembelajaran Lulusan Prodi (CPL-02), yaitu membentuk mahasiswa yang mampu menunjukkan sikap tanggung jawab, integritas, kolaboratif, dan profesionalisme dalam kehidupan bermasyarakat dan dunia kerja, termasuk di dalamnya dunia usaha. Yang membedakan mata kuliah ini adalah penekanannya pada pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning). Sebanyak 30% nilai akhir mahasiswa berasal dari proyek nyata, yaitu membuat Proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Bidang Kewirausahaan. Metode ini tidak hanya melatih kemampuan teoritis tetapi juga mengasah keterampilan praktis, kreativitas, dan kemampuan kolaborasi dalam tim. Mata kuliah ini secara khusus mendorong mahasiswa untuk melihat peluang usaha yang unik dan sesuai dengan kompetensi keilmuannya di FIB, yaitu dalam bidang kebahasaan, kesastraan, dan kebudayaan. Ini menjawab tantangan zaman dimana konten budaya dan linguistik memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi di era digital. Dengan dilengkapi materi tentang branding, strategi pemasaran berkelanjutan, dan technopreneurship, mahasiswa dibekali untuk menjadi wirausawan yang tidak hanya kreatif tetapi juga adaptif terhadap teknologi. Diharapkan, lulusan FIB Unpad tidak hanya menguasai ilmu budaya secara mendalam tetapi juga mampu mentransformasikan pengetahuan tersebut menjadi peluang usaha yang menjanjikan, sehingga dapat aktif berkontribusi dalam memajukan perekonomian kreatif Indonesia.

Scroll to Top