SDG 2026

Berita, Kegiatan, SDG 2026

FESTIVAL BUDAYA MARITIM UNPAD: JEJAK BUDAYA MARITIM, WARISAN DUNIA

Tim Redaksi FIB Unpad – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Padjadjaran sukses menyelenggarakan Festival Budaya Maritim bertajuk “Jejak Budaya Maritim, Warisan Dunia” pada Jumat, 5 Juni 2026. Acara yang berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 11.00 WIB di Lapangan Parkir Gedung A FIB Unpad ini menjadi ajang perayaan budaya yang meriah dan penuh warna. Rangkaian Kegiatan Festival diselenggarakan dalam rangka Ujian Akhir Semester (UAS) 2025/2026 Mata Kuliah Pengantar Kebudayaan Sunda, menampilkan karya dan kreativitas mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan FIB Unpad. Rangkaian kegiatan festival meliputi karnaval yang dilakukan setiap program studi dengan berjalan bersama secara meriah, dimulai dari pos satpam FIB Unpad menuju depan gedung dekanat. Kegiatan dilanjut dengan pertunjukan seni dengan konsep yang dirancang oleh masing-masing program studi, mulai dari kabaret, pembacaan puisi, pertunjukan ritus, hingga tari tradisional. “Sasper pas pertunjukan bawain puisi dua bahasa, jadi bahasa Prancis tapi pakai alunan musik Sunda dan ada yang memeragakannya juga,” kata Ayi, salah satu peserta Festival Budaya Maritim dari program studi Sastra Perancis ketika ditanya perihal penampilan yang dibawakan oleh program studi nya. Terakhir, kegiatan ditutup oleh penampilan fashion show, yakni ketika setiap program studi memamerkan kreasi kostum khas negara yang mewakilkan program studi masing-masing dengan padu padan budaya Nusantara, memadukan estetika budaya lokal dengan internasional. Stand Pameran Budaya Maritim Selain tiga rangkaian utama tersebut, setiap program studi juga menyiapkan stand pameran yang menampilkan kreasi hidangan bertema maritim dari Sunda yang dipadukan dengan kekhasan masing-masing program studi. Stand-stand ini turut dinilai dari segi dekorasi dan juga dilengkapi dengan banner berisi infografis tentang Budaya Maritim Sunda dan Budaya Maritim khas negara asal program studi masing-masing. Semangat Pelestarian Budaya Melalui festival ini, FIB Unpad menunjukkan komitmennya dalam memperkenalkan dan melestarikan kekayaan budaya maritim Nusantara kepada generasi muda. Perpaduan antara seni pertunjukan, pameran kuliner, dan fashion show menjadikan festival ini sebagai ruang ekspresi budaya yang dinamis dan edukatif. Selain itu, acara ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman tentang SDGs 14 tentang ekosistem lautan. Penulis:Rivani Shafa Salsabila /11/06/2026

Berita, Kegiatan, SDG 2026

Tim Kesenian FIB Unpad Tampil di Africa Day 2026, Bawa Tari Ketuk Tilu Cikeruhan ke Panggung Diplomasi Budaya

Sesi Foto Tim Kesenian FIB Unpad di Africa Day 2026, Hotel Four Seasons, Jakarta Tim Redaksi FIB Unpad – Tim Kesenian Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (FIB Unpad) mendapat kehormatan tampil dalam peringatan Africa Day 2026, sebuah momen internasional yang diselenggarakan oleh Consulate General of Seychelles di Jakarta. Acara bergengsi ini berlangsung pada Jumat, 22 Mei 2026, bertempat di Hotel Four Seasons Jakarta. Acara ini dihadiri oleh para diplomat, perwakilan negara-negara Afrika, serta tamu undangan dari berbagai kalangan. Sesi Foto Tim Kesenian FIB Unpad di Africa Day 2026, Hotel Four Seasons, Jakarta Dalam kesempatan tersebut, Tim Kesenian FIB Unpad menampilkan Tari Ketuk Tilu Cikeruhan sebagai hasil dari proses revitalisasi Tari Ketuk Tilu Cikeruhan Buhun, sebuah bentuk seni tari rakyat tradisional Sunda menjadi seni pertunjukan yang komunikatif dan representatif di hadapan penonton internasional. Africa Day: Momentum Solidaritas dan Dialog Antarbangsa Africa Day diperingati setiap tanggal 25 Mei untuk menandai berdirinya Organisasi Persatuan Afrika (OAU) pada tahun 1963 di Addis Ababa, Ethiopia. Peringatan ini menjadi simbol persatuan, kedaulatan, dan semangat pembebasan bangsa-bangsa Afrika dari belenggu kolonialisme, sekaligus momentum untuk memperkuat hubungan Afrika dengan dunia, termasuk Indonesia. Di Indonesia, Consulate General of Seychelles Jakarta secara konsisten menjadi tuan rumah peringatan Africa Day yang menjadikannya salah satu ajang diplomasi budaya yang strategis. Kehadiran FIB Unpad dalam acara ini menegaskan peran perguruan tinggi sebagai pihak yang aktif dalam memperkuat hubungan budaya antara Indonesia dan komunitas internasional. Kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Kegiatan ini relevan dengan dua dari tujuh belas Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang dirancang PBB, khususnya: Pelestarian dan promosi warisan budaya lokal Tari Ketuk Tilu Cikeruhan sebagai bagian dari identitas yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. Penguatan kerja sama internasional dan kemitraan budaya antara Indonesia dan negara-negara Afrika melalui pertunjukan di forum diplomasi multilateral. Pertunjukan Tari Ketuk Tilu Cikeruhan oleh Tim Kesenian FIB Unpad di hadapan tamu undangan Keikutsertaan Tim Kesenian FIB Unpad dalam Africa Day 2026 merupakan salah satu wujud nyata dari komitmen Universitas Padjadjaran untuk berkontribusi aktif di arena internasional, tidak hanya melalui riset dan publikasi ilmiah, tetapi juga melalui diplomasi seni dan budaya. Penampilan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa revitalisasi budaya bukan hanya kepentingan komunitas lokal, melainkan kontribusi Indonesia dalam merayakan keberagaman. Penulis:Rivani Shafa Salsabila /22/05/2026

Scroll to Top