Inovasi Mahasiswa FIB Unpad Atasi Gizi Buruk dan Kemiskinan di Desa Citengah Lewat Pangan Lokal

JATINANGOR, 26 Juli  2025  – Program Pengabdian pada Masyarakat (PPM) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Padjadjaran di Desa Citengah, Kabupaten Sumedang, melahirkan inovasi untuk mengatasi masalah gizi buruk dan kemiskinan. Melalui kegiatan berjudul “Pengembangan Produk Pangan Lokal Berbasis Kacang Koro Pedang Melalui Literasi Anak”, tim pelaksana berupaya memberdayakan masyarakat dengan memanfaatkan potensi kacang koro pedang yang melimpah.

Pangan lokal seperti kacang koro pedang memiliki nilai gizi yang tinggi, tapi belum banyak dikenal masyarakat. Oleh karena itu, tim PPM dan mahasiswa KKNM mengintegrasikan upaya pengembangan pangan dengan edukasi gizi dan literasi bagi anak-anak dan ibu rumah tangga. Melalui pelatihan dan praktik langsung, ibu-ibu rumah tangga di Desa Citengah diajarkan mengolah kacang koro pedang menjadi produk pangan bernilai tambah seperti nugget dan kue kering. Kegiatan ini bertujuan untuk menggali kreativitas ibu-ibu dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk bernilai jual. Dengan berpartisipasi aktif dalam produksi makanan bernutrisi tinggi dari kacang koro pedang, mereka diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan pendapatan keluarga dan kesejahteraan secara signifikan. 

Kegiatan yang digagas oleh Dr. Dewi Ratnasari, M. Hum. Kamelia Gantrisia, M.Hum. serta Genita Cansrina, M.A. dari Fakultas Ilmu Budaya ini berkolaborasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A), serta Generasi Berencana (Genre) Indonesia Kabupaten Sumedang. Dengan melibatkan berbagai pihak, program ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam hal edukasi dan pemberdayaan masyarakat, menciptakan solusi konkret untuk masalah gizi buruk dan kemiskinan.

Scroll to Top