Judul:
Fiksi Spekulatif Anglofon Asia Tenggara sebagai Kritik atas Imperialisme dan Hegemoni Negara
Resume:
Penelitian ini mengkaji karya-karya fiksi spekulatif berbahasa Inggris (anglofon) dari Asia Tenggara sebagai medium kritik terhadap imperialisme dan hegemoni negara. Fokus utama penelitian adalah bagaimana narasi fiksi—seperti dystopia, science fiction, dan fantasy—digunakan oleh penulis untuk merepresentasikan relasi kuasa, penindasan, serta dampak historis dan kontemporer dari imperialisme.
Melalui pendekatan kajian poskolonial dan analisis sastra, penelitian ini menelaah tema, simbol, serta struktur naratif yang mencerminkan resistensi terhadap dominasi kekuasaan, baik dari negara maupun pengaruh global. Fiksi spekulatif dipandang sebagai ruang imajinatif yang memungkinkan kritik sosial-politik disampaikan secara metaforis, sekaligus membuka kemungkinan alternatif terhadap realitas yang ada.
Penelitian ini juga menyoroti bagaimana konteks Asia Tenggara—dengan sejarah kolonialisme dan dinamika politiknya—membentuk karakter khas dalam karya-karya tersebut. Hasil penelitian diharapkan dapat memperlihatkan bahwa fiksi spekulatif tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga berfungsi sebagai alat refleksi kritis terhadap struktur kekuasaan dan ketidakadilan.
Periset: Dr. Drs. Ari Jogaiswara Adipurwawidjana, MA.
