Seminar dan Diskusi “Kehamilan: Perspektif Medis dan Kajian Budaya”

Kehamilan terjadi pada tubuh perempuan dan dengan demikian perempuan memang adalah subjek yang bukan saja mengalami proses kehamilan secara langsung melainkan juga sebagai ‘objek’ dari berbagai wacana yang melingkupi kehamilan, seksualitas dan tubuh perempuan. Dengan demikian, dapat dipikirkan bahwa kehamilan adalah peristiwa publik. Satu-satunya peristiwa pribadi dalam suatu kehamilan adalah bahwa janin tumbuh di suatu tubuh subjek perempuan. Bahkan karena visibilitasnya, subjek hamil sesungguhnya tidak dapat menyembunyikan proses di dalam tubuhnya itu. Dengan demikian, kehamilan sangat berpotensi menjadi ruang ketika semua orang merasa dapat berpartisipasi dan mempunyai hak atas kehamilan itu. Kehamilan memublikkan subjek hamil.

Persoalan lain dalam wacana feminis atas kehamilan adalah apa yang disebut sebagaiFetus personhood. Wacana ini menjadi persoalan bagi banyak feminis karena menciptakan peminggiran perempuan dan tubuhnya seolah-olah tubuh perempuan hanyalah tabung bagi pertumbuhan janin. Fetus personhood memisahkan perempuan dari dirinya sebagai subjek yang bertubuh. Dalam banyak hal, perempuan hamil menjadi milik publik, termasuk tubuhnya dan cara ia menubuhi kehamilannya. Perempuan hamil lebih dikonstruksi untuk tampil sebagai alat reproduksi yang aseksual. Kontrol sosial kultural terhadap perempuan hamil seperti yang telah saya gambarkan semakin menegaskan perempuan dengan fungsi reproduksinya sebagai “the prey of the species” sebagaimana diungkapkan Simone de Beauvoir dalam buku klasiknya, The Second Sex.

Oleh karena itu  dalam rangka 16 hari Aktivisme dan Kampanye Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan, Departemen Susastra dan Kajian Budaya bekerjasama dengan Forum Dialog Sarjana Indonesia menyelenggarakan Seminar dan Diskusi KEHAMILAN: PERSPEKTIF MEDIS DAN KAJIAN BUDAYA.

Hari/Tanggal     : Selasa, 09 Desember 2014
Waktu            : 13.00 – 15.00 WIB
Pembicara        : Aquarini Priyatna, M.A., M.Hum., Ph.D.
(Ketua Departemen Susastra dan Kajian Budaya FIB Unpad)

Mitra Kadarsih, S.ST.
(Dosen Akademi Kebidanan Bhakti Mitra Husada dan Anggota FORDISI Jakarta)

Tempat           : Aula Gedung D lantai 3
Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran
Jl. Raya Bandung-Sumedang Km 21 Jatinangor, Sumedang
(rat/Realese Dep. Susastra dan Kajian Budaya)

Scroll to Top