
Senin (3-11-2014) Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran merayakan acara puncak dies natalis ke 56 (yang jatuh pada 1 November) di aula PSBJ FIB Unpad. Dalam pidato tahunan Dekan FIB Unpad, Yuyu Yohana Risagarniwa, M.Ed., Ph.D. menyatakan “dengan status Universitas Padjadjaran sebagai PTN Berbadan Hukum FIB harus mampu menjadi fakultas yang dapat mengelola keotonomiannya dengan profesional dan bijaksana.”

Selain itu Dekan FIB juga menyampaikan kepada publik hal-hal yang telah dilakukan oleh seluruh sivitias akademika FIB Unpad baik yang berkenaan dengan Tri Dharma perguruan tinggi maupun yang lainnya. Salah satunya dalam bidang kerja sama FIB pada tahun 2014 ini teah menjalin kerja sama dengan Khampaeng Phat Rajabhat Univeristy of Thailand, University of Nayla Republik Sudan, dan La Rochelle University Prancis. Sementara upaya membangun jejaring kerja sama pun terus dilakukan di antaranya dengan Penza University Russia, Rutgers University Amerika Serikat, Sonkla University Thailand, Queensland University Australia, dan Institut of Teacher Education Campus Tun Hussein Onn Johor Malaysia. Selain itu kerja sama pada tahun 2014 ini juga dijalin dengan dunia usaha dan lainnya di antaranya dengan PT Garuda Indonesia, PT OS Service Indonesia, Sumitomo Fundation Jepang, Balai Pelestarian Nilai Budaya Jawa Barat, Pemda Kabupaten Sumedang, dan PT Bina Media Tenggara atau The Jakarta Post. Sementara upaya membangun jejaring kerja sama juga dilakukan di antaranya dengan Nikkei Asia dan Family Mart Jepang. Kerja sama dengan dunia usaha ini selain untuk memperpendek masa tunggu lulusan memperoleh pekerjaan juga dalam rangka mewujudkan berdirinya Carrier Developmen Center atau CDC di FIB Unpad. Selanjutnya Dekan juga mengapresiasi perstasi yang diraih oleh mahasiswa FIB Unpad salah satunya menjadi jura umum pada Fesstival Kebudayaan Arab Se-Indonesia yang diselenggrakan di Universitas Gajah Mada.


Puncak dies natalis ke 56 FIB ini diisi dengan acara utama orasi Ilmiah oleh Susi Machdalena, Ph.D. (dosen Prodi Bahasa dan Sastra Rusia) dengan judul “Peran Bahasa dan Budaya Sebagai Pembentuk Kepribadian dan Karakter Bangsa”. Dalam Orasinya Susi menyampaikan kepribadian dan karakter Bangsa Rusia yang tercermin dari bahasa Rusia. Susi juga mengutip pepatah dari bahasa Rusian “без труда ничего не даётся” ‘tanpa berkarya tidak akan dapat apa-apa’. Pepatah tersebut menunjukan bahwa setiap orang harus bekerja demi kelangsungan hidupnya. Jadi orang Rusia harus berusaha (bekerja) tanpa pekerjaan dia tidak akan bisa bertahan hidup.


Selain orasi ilmiah dalam kegiatan ini juga dilakukan penganugrahan piala kepada para pemenang lomba yang digelar dalam rangkaian dies natalis ke 56 FIB Unpad. Selain itu Dekan FIB Unpad juga menerima piala dari Tim Festifal Kebudayaan Arab Se-Indonesia yang berhasil menjadi juara Umum. (rat/jhs)
