Mahasiswa FIB Unpad, Dika Aulia Ardiansyah, Ukir Prestasi di Ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Unpad 2026

Prestasi membanggakan kembali datang dari lingkungan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran. Salah satu mahasiswa terbaiknya, Dika Aulia Ardiansyah, terpilih sebagai salah satu dari 10 jajaran kandidat utama dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Tingkat Universitas Padjadjaran 2026. Keberhasilan ini tentunya bukan sekadar keberuntungan satu malam, melainkan hasil dari konsistensinya sejak menginjakkan kaki di Universitas Padjadjaran.

Dika merupakan mahasiswa program studi Sastra Rusia, angkatan 2023. Dikenal mampu menyeimbangkan akademik dengan keaktifannya dalam berorganisasi, ia mengemban amanah sebagai Ketua Badan Legislatif Himpunan Mahasiswa Sastra Rusia periode 2025. Tidak berhenti disana, minatnya terhadap seni dan disiplin, membawanya aktif di unit kegiatan mahasiswa tingkat universitas, Sadahulung Padjadjaran Drums Corps (SPDC).

Manajerial dan Prestasi Internasional

Di SPDC, Dika tidak hanya hadir sebagai anggota. Ia memberikan kontribusi manajerial dengan menjabat sebagai Inventaris (2025) dan Keuangan (2025). Peran ini ia jalankan sembari tetap terjun dalam kompetisi internasional.

“Selama kuliah saya berusaha untuk tetap aktif menyeimbangkan sisi akademik dengan kegiatan di luar kelas.” Ujar Dika dalam sebuah sesi wawancara. Bagi Dika, kompetisi dan kegiatan organisasi menjadi usahanya untuk mengasah soft skill yang tidak ia peroleh di dalam kelas.

Arti dari “Proses yang Melelahkan”

Menjadi salah satu dari 10 kandidat utama Mawapres Unpad merupakan pencapaian yang besar. Namun, sikap rendah hati selalu ia terapkan. Ia menyampaikan bahwa berkas Capaian Unggulan (CU) yang ia kumpulkan adalah hasil dari setiap tetesan keringat yang ia kumpulkan sejak awal kuliah.

“Setiap sertifikat dan pengalaman yang saya dapatkan itu butuh proses yang cukup panjang. Bisa berada di titik 10 besar ini bagi saya merupakan bentuk apresiasi atas kemauan untuk berproses meski melelahkan,” ungkapnya.

Pesan Dika untuk Mahasiswa Lain

Bagi teman-teman mahasiswa lain yang memiliki impian sama dengannya, Dika menitipkan pesan tentang keberanian untuk memulai.

“Jangan minder kalau merasa ‘belum punya apa-apa’, karena sertifikat dan pencapaian itu akan datang seiring dengan kerja keras kalian. Yang paling penting, nikmati setiap prosesnya, karena lelahnya akan terbayar saat kita melihat sejauh mana kita telah berkembang.” Tutup Dika memberikan motivasi.

Dukungan terus mengalir dari civitas akademika Fakultas Ilmu Budaya, berharap Dika dapat membawa harum nama fakultas di tingkat universitas maupun nasional.

Oleh Rivani Shafa Salsabila /01/04/2026

Scroll to Top