FIB Unpad Sambut Kunjungan Benchmarking Prodi Sastra Indonesia Unmul dalam Rangka Persiapan Akreditasi Unggul

Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (FIB Unpad) membuka pintu atas kunjungan resmi Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman (Unmul) di Kampus Jatinangor, Senin (20/4/2026). Kunjungan ini ditandai dengan penandatanganan Implementation Arrangement (Pengaturan Pelaksanaan) antara kedua program studi untuk kegiatan benchmarking akademik dan tata kelola menuju akreditasi unggul.

Perjanjian ini kemudian ditandatangani oleh Dekan FIB Unpad, Prof. Aquarini Priyatna, M.A., M.Hum., Ph.D., dan Koordinator Prodi Sastra Indonesia FIB Unmul, Anwar Ibrahim Triyoga, M.Phil.. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Memorandum of Agreement (MoA) Tridharma yang disepakati kedua universitas pada 4 November 2024.

Prodi Sastra Indonesia FIB Unpad dalam kegiatan ini berbagi praktik terbaik kepada mitra dari Unmul dalam tiga area utama: pengembangan kurikulum dan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), tata kelola dokumen borang akreditasi, serta strategi pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU). Ketiga hal tersebut adalah kunci keberhasilan Prodi Sastra Indonesia Unpad dalam kesuksesannya meraih dan mempertahankan peringkat akreditasi Unggul.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama 7 hari kerja tanpa melibatkan transaksi finansial antar institusi. Koordinasi teknis dari pihak Unpad dipegang oleh Ketua Prodi Sastra Indonesia FIB Unpad, Nani Darmayanti, S.S., M.Hum., Ph.D.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal dari kemitraan akademik yang lebih luas antara FIB Unpad dan FIB Unmul, membuka peluang kolaborasi penelitian, pertukaran sivitas akademika, hingga program bersama di kemudian hari.

Kegiatan benchmarking akademik dan penandatanganan kerja sama antara Prodi Sastra Indonesia FIB Unpad dan FIB Unmul ini sangat relevan dengan upaya pencapaian SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Berbagi praktik baik dalam pengembangan kurikulum, implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), dan strategi pengelolaan akreditasi unggul berkontribusi langsung pada peningkatan mutu pendidikan tinggi yang inklusif dan merata di Indonesia. Melalui kolaborasi dan pertukaran kapasitas antar-institusi tanpa transaksi finansial ini, kedua universitas membangun kemitraan yang solid untuk memperkuat implementasi Tridharma Perguruan Tinggi demi menciptakan masa depan pendidikan nasional yang lebih baik.

Penulis:
Rivani Shafa Salsabila /20/04/2026