Mahasiswa Perempuan Capai 71.6% dari Total Populasi FIB Unpad (2023-2025)

BANDUNG – Data demografi mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (FIB Unpad) pada periode 2023 hingga 2025 menunjukkan sebuah tren yang signifikan: dominasi mahasiswa perempuan di hampir semua jenjang pendidikan. Dari total 1.198 mahasiswa aktif, sebanyak 858 di antaranya atau 71.6% adalah perempuan, sementara mahasiswa laki-laki berjumlah 338 orang (28.2%).

Data yang dirilis oleh Kantor Akademik dan Kemahasiswaan FIB Unpad ini memberikan gambaran jelas tentang komposisi gender di fakultas yang menaungi berbagai program studi humaniora ini. Komposisi ini terlihat konsisten baik di program reguler seperti Sarjana, Magister, dan Doktor, maupun di program vokasi.

Jumlah mahasiswa perempuan tertinggi terlihat pada program Sarjana (S1), dengan jumlah mahasiswa perempuan mencapai 746 orang dibandingkan laki-laki yang berjumlah 306 orang. Ini berarti, 70.9% dari total mahasiswa S1 di FIB Unpad adalah perempuan.

Tren serupa juga terjadi di jenjang Magister (S2), di mana perempuan menyumbang 75.8% dari total populasi (47 dari 62 mahasiswa). Pada jenjang Doktor (S3), persentase perempuan bahkan lebih tinggi, yakni 70% (14 dari 20 mahasiswa).

Program Sarjana Terapan (D4) juga tidak jauh berbeda. Dari 62 mahasiswa, 51 di antaranya (82.3%) adalah perempuan, sementara laki-laki berjumlah 11 orang.

Tingginya minat dan partisipasi perempuan dalam bidang ilmu humaniora dan budaya di FIB Unpad menjadi sebuah fenomena yang menarik untuk dicermati. Data ini menunjukkan bahwa bidang ilmu humaniora dan budaya memiliki daya tarik yang sangat kuat bagi kaum perempuan. FIB Unpad memandang hal ini sebagai sebuah potensi besar. Kami berkomitmen penuh untuk menciptakan lingkungan akademik yang inklusif, aman, dan mendukung bagi seluruh civitas akademika, tanpa memandang gender, untuk meraih prestasi terbaiknya.

Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai program, termasuk kebijakan anti-kekerasan seksual, konseling akademik, serta dukungan untuk organisasi dan penelitian yang digerakkan oleh mahasiswa perempuan.

Populasi mahasiswa yang terdiri dari berbagai jalur masuk seperti SNBT, UTMB, SMUP, dan Mahasiswa Asing ini juga menunjukkan bahwa tren partisipasi perempuan terjadi secara merata dari berbagai latar belakang seleksi. Ke depan, FIB Unpad akan terus memantau dan menganalisis data ini sembari memperkuat program-program yang mendukung kesetaraan dan keadilan gender, memastikan bahwa setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan menjadi lulusan yang unggul dan berkarakter.

Scroll to Top