Pertunjukan Wayang China & Wayang Golek
Tanggal Pelaksanaan: 11 Mei 2015 Waktu Pelaksanaan: 15.15-17.30 WIB Tempat Pelaksanaan: Grha Sanusi Hardjadinata Unpad Jln. Dipati ukur 35 Bandung
Tanggal Pelaksanaan: 11 Mei 2015 Waktu Pelaksanaan: 15.15-17.30 WIB Tempat Pelaksanaan: Grha Sanusi Hardjadinata Unpad Jln. Dipati ukur 35 Bandung
Jumat (8-Mei-2015) Pekan Bahasa dan Budaya Jepang ke-41 (Nihongo Nihonbunkasai) dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III Dr. Med. Setiawan. Kegiatan yang diselenggrakan sejak tahun 1973 ini menjadi ajang bergengsi bagi lembaga pendidikan bahasa dan sastra Jepang. Menurut Koordinator Prodi. Bahasa dan sastra Jepang FIB Unpad Dr. Puspa Mirani Kadir kegiatan ini awalnya diprakarsai oleh para Staf Pengajar Program Studi Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran sebagai ajang kompetisi yang sehat bagi insan-insan yang mempelajari bahasa dan sastra Jepang. Puspa menuturkan selama kegiatan ini diselenggarakan FIB Unpad menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Bahasa dan Budaya Jepang, meskipun pernah juga di laksanakan di luar FIB Unpad, seperi di Universitas Pendidikan Indonesia dan Gedung Merdeka Bandung. Selain itu Puspa juga menuturkan dari tahun ke tahun kegiatan Pekan Bahasa dan Budaya Jepang ini mendapat perhatian yang baik dari para sponsor, hal ini terlihat dari bertambahnya pendukung acara ini. Bahkan Perusahaan Manabi salah satu pendukung acara ini konsisten untuk terus mendukung terselenggaranya acara ini. Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari ini (Jumat-Sabtu, 8-9 Mei 2015) akan menggelar beberapa perlombaan seperti, pidato bahasa Jepang, mengarang dalam bahasa Jepang, menulis kanji (aksara jepang), membaca kanji dan lain-lain. Kemudian untuk memeriahkan acara juga akan digelar beberapa pertunjukan kesenian di antaranya drama Jepang oleh Klub Drama Unpad berjudul “LAGNEA”. Cerita yang diambil dari mitologi Yunani ini akan ditampilkan dengan bahasa Jepang. Sementara Pada tahun ini lembaga yang terlibat di dalam kegiatan ini, yaitu: Universitas Padjadjaran (UNPAD), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), STBA YAPARI–ABA BANDUNG, Universitas Kristen Maranatha (UKM), Universitas Widyatama (UTAMA), Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), Universitas Nasional PASIM, Japanese Language & Management Centre (JLMC), PERSADA Jawa Barat, dan YKBI, serta dari luar Kota Bandung, yaitu dari STIBA INVADA, STBA Cirebon, STBA Teknokrat Bandar Lampung dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Dengan terlibatnya berbagai lembaga dalam acara ini tentunya akan menambah semarak acara Pekan Bahasa dan Budaya Jepang ke-41. Oleh karena itu bagi yang berminat atau ingin mengetahui tentang bahasa dan budaya Jepang tidak ada salahnya untuk berakhir pekan di Pusat Studi Bahasa Jepang FIB Unpad. (rat/JHS).
Rabu (6-5-2015). Keberadaan sebuah laboratorium bahasa yang lengkap bagi sebuah institusi pendidikan yang mengkhususkan dalam bidang penelitian dan pengajaran bahasa merupakan suatu keharusan. Oleh karena itu Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (FIB Unpad) yang memiliki 9 Program Studi S1 dan delapan di antaranya menghususkan pada kajian bahasa senantiasa melakukan peningkatan kualitas laboratorium bahasanya. peningkatan ini senantiasa dilakukan seiring dengan kemajuan teknologi dalam bidang lab. bahasa. Dua puluh satu tahun yang lalu lab. bahasa di FIB Unpad masih menggunakan sistem analog, namun sejak 13 tahun terakhir ini FIB Unpad secara bertahap melakukan pengalihan teknologi menjadi sitem digital. Perubahan dari analog ke digital ini menurut Wakil Dekan I FIB Unpad Dr. Mumuh Muchsin Z., M.Hum. merupakan upaya dari lembaga untuk bisa mengimbangi tuntutan para pengguna dan meningkatkan kualitas pengajaran dan penelitian bahasa di FIB Unpad. Selain itu dalam sambutan yang disampaikan pada Pelatihan Penggunaan Lab. Bahasa dan Multi Media bagi para Instruktur Lab. Bahasa (Senin, 4-Mei-2015), Wadek I juga mengharapkan para instruktur yang terdiri dari dosen-dosen FIB Unpad agar dapat mengoptimalkan penggunan Lab. Bahasa FIB. Wadek I berpesan agar Lab. Bahasa jangan hanya digunakan sebagai kegiatan mengajar rutin saja, lebih jauhnya juga dapat digunakan sebagai tempat penelitian bahasa yang menjadi objek kajian masing-masing. Pelatihan Penggunaan Lab. Bahasa dan Multi Media bagi para Instruktur Lab. Bahasa ini berlangsung 2 hari (Senin-selasa, 4-5 Mei 2015) dilakukan oleh instruktur dari PT. Sanako Indonesia sebagai penyedia layanan laboratorium Bahasa digital. Adapun sofware yang digunakan di FIB Unpad adalah Sanako Study 1200 yang telah digunakan diberbagai negara dan sudah digunakan oleh 50.000 laboratorium di seluruh dunia. Selain itu menurut Kepala Laboratorium Bahasa FIB Unpad Dr.Phil. Dian Ekawati PT Sanako yang berkaktor pusat di Finlandia ini memberi jaminan kemudahan perawatan selama FIB menggunakan produk mereka. Dian menyatakan saat ini ada 80 unit perangkat multi media di FIB Unpad yang bisa digunakan bagi kepentingan pembelajaran dan penelitian. Bahkan Dosen Prodi. Bahasa dan Sastra Jerman ini juga menambahkan dengan digunakannya software Sanako Study 1200 tidak hanya dapat digunakan untuk pembelajaran dan penelitian bahasa saja namun juga dapat memfasilitasi pembelajaran dan penelitian berbasis audio visual. Untuk itu ke depannya FIB Unpad juga akan mengembangkan pelayanan bagi yang membutuhkan penggunaan laboratorium multi media (Laboratorium bahasa) ini baik untuk lingkungan Unpad maupun di luar lingkungan Unpad. (rat/JHS)
Kepada Yth.: Pimpinan Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia Diberitahukan dengan hormat bahwa salah satu program Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dalam tahun 2015 adalah Pemberian Bantuan Pelaksanaan Konferensi Internasional. Program ini memberikan kesempatan kepada perguruan tinggi di bawah pembinaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi untuk mengikuti kompetisi hibah penyelenggaraan konferensi internasional. Bantuan ini diharapkan dapat dijadikan sarana bagi pengembangan kapasitas keilmuan akademisi Indonesia. Pengusul bantuan konferensi ilmiah internasional ini adalah program studi atau jurusan, fakultas, dan lembaga penelitian dengan persetujuan pimpinan perguruan tinggi. Bagi perguruan tinggi yang ingin mengikuti seleksi/kompetisi agar mengajukan proposal (Panduan Penyusunan Proposal Bantuan Penyelenggaraan Konferensi Internasional terlampir). Proposal paling lambat diterima oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Dit. Litabmas) tanggal 6 Mei 2015 pukul 16.00 WIB yang dialamatkan kepada: Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, u.p. Kasubdit HKI dan Publikasi Dit.Litabmas Ditjen Pendidikan Tinggi Gedung D Ditjen Dikti Lt. 4, Jalan Pintu Satu Senayan, Jakarta Pusat 10270, Demikian kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih. Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ttd Agus Subekti NIP 19600801 198403 1 002 Info lengkap klik di sini
Kamis (30-04-2015) mengakhiri bulan April 2015 Departemen Susatra dan Kajian Budaya Fakultas Ilmu Budaya Unpad menggelar seminar berjudul “Jilbab: Budaya Pop dan Identitas Muslim (Kota) di Indonesia” dengan narasumber Dr. Lina Meilinawati Rahayu. Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Dekan I FIB Unpad Dr. Mumuh Muchsin Z, M.Hum. dihadiri oleh mahasiswa program sarjana, mahasiswa program pascasarjana, dan dosen. Dalam sambutannya Mumuh menyampaikan apresiasi yang disampaikan oleh pimpinan universitas kepada FIB Unpad yaitu sebagai salah satu fakultas yang sangat aktif menggelar kegiatan ilmiah khususnya yang diselenggarakan oleh departemen. Dalam hal ini Wadek I FIB Unpad menyatakan Departemen Susatra dan Kajian Budaya Fakultas Ilmu Budaya Unpad merupakan departemen yang paling sering menggelar kegiatan ilmiah. Memasuki sesi seminar Dr. Lina Meilinawati Rahayu dalam paparannya menjelaskan jilbab saat ini di masyarakat muncul dengan beberapa istilah seperti kerudung, jilbab, dan hijab. Dosen Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia ini menyatakan awal kebangkitan penggunaan jilbab di masyarakat mulai tahun 1990-an bahkan memasuki tahun 2000-an jilbab menjadi pilihan fasion bagi sebagian besar kaum wanita. Namun demikian kondisi tersebut sangat bertolak belakang dengan kondisi pada tahun 80-an di mana saat itu masih sangat sedikit masyarakat yang menggunakan jilbab. Hal ini terjadi salah satunya dengan adanya larangan penggunaan jilbab di sekolah negeri dan pegawai negeri sipil melalui SK No 052/1982. Penelitinan mengenai jilbab saat ini sudah sering dilakukan, dalam presentasinya Lina menyebutkan setidaknya ada lima penelitian yang bertemakan jilbab di antaranya “Komunitas Jilbab Kontemporer Hijabers di Kota Makasar (rima Hardiyanti, 2012); Busana Muslim dan Kebudayaan Populer di Indonesia: Pengaruh dan Persepsi (Elizabeth Raleigh, 2004); Pakaian, Gaya, dan Identitas Perempuan Islam (Heru Prasetia dlm Jurnal Srinthil, 2009); dan Jilbab: Antara Kesalehan, Kesopanan, dan Perlawanan (Fadwal El Guindi, 2013). Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari ini berlangsung tidak monoton karena dalam presentasinya narasumber sering menyisipkan pengalaman-pengalamannya ketika ia berjilbab maupun pendapat orang-orang mengenai jilbab yang ia kumpulkan dengan gaya khasnya. (rat/JHS).
Senin (27-04-2015) Faklultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran kembali menerima kepercayaan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementrian Keuangan Republik Indonesia untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris para mahasiswa penerima Beasiswa LPDP. Menurut Kepala Divisi Penyaluran Dana Kegiatan Pendidikan LPDP Rumtini kali ini merupakan kali kedua pihak LPDP menitipkan para penerima Beasiswa LPDP ke FIB UNPAD. Sebelumnya sebanyak dua kelas (42 orang) mahasiswa penerima beasiswa LPDP (sedang) menjalani pendidikan khusus peningkatan kemampuan bahasa Inggris di Pusat Bahasa FIB UNPAD. Kepada para penerima Beasiswa LPDP Rum (Rumtini) mengharapkan agar dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya apalagi reputasi dari Pusat Bahasa FIB UNPAD ini sudah tidak diragukan lagi. Sementara Dr. Mumuh Muchsin Z., M.Hum. (Wakil Dekan I FIB UNPAD) dalam sambutannya menyatakan sangat bangga menerima kepercayaan LPDP apalagi yang menjadi mahasiswa binaannya merupakan utusan dari berbagai daerah. Selain itu Mumuh berpesan kepada para pengajar agar lebih sungguh-sunguh menghadapi para penerima beasiswa LPDP ini karena mereka merupakan anak-anak pilihan yang diharapkan bisa membangun daerahnya. Di akhir sambutan Wakil Dekan Satu FIB UNPAD ini atasa nama Dekan FIB UNPAD secara resmi menerima 21 orang penerima LPDP untuk mengikuti pendidikan khusus peningkatan kemampuan Bahasa Inggris. (rat/JHS)
South Africa has eight of the top 15 universities in Africa but its higher learning institutions are rated as the worst performing among the BRICS emerging market nations.
After years of watching Vancouver housing prices climb, driven in part by Chinese investment, Eveline Xia came to a painful realization: Despite having a Master’s degree and solid career prospects.
Bagi yang membutuhkan Kalender Kegiatan Akademik Universitas Padjadjaran 2015/2016 silahkan unduh di sini: Kalender Akademik 2015