Dialog Sehari untuk Penghapusan Kekerasan Berbasis Gender

GBVPosterTopRevised

Kekerasan berbasis gender terjadi di berbagai lingkungan dalam berbagai bentuk. Hal tersebut dapat terjadi dalam lingkungan keluarga, di lingkungan masyarakat umum, di tempat kerja, maupun di lembaga pendidikan di berbagai tingkat. Pengejawantahannya dapat berbentuk kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), kekerasan seksual, kekerasan emosional, toleransi budaya terhadap kekerasan termasuk sikap apatis dan pembenaran kultural, dan perdagangan perempuan dalam berbagai variasinya. Kekerasan berbasis gender ini memiliki konsekuensi bagi terciptanya peningkatan kemampuan ekonomi dan juga kesetaraan gender karena berdampak buruk pada kesehatan, kesempatan kerja, pendidikan, dan harga diri perempuan dari berbagai kalangan. Karena itu, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia bermaksud mendukung terciptanya dialog konstruktif antara berbagai pemangku kepentingan tentang isu tersebut. Selain itu,  melalui lomba pembuatan poster bagi siswa sekolah menengah dan lomba video untuk mahasiswa agar permasalahan ini dapat menjangkau generasi muda Indonesia.

Karena itu, Kedutaan Besar Amerika Serikat bekerja sama dengan Institut Perempuan, sebuah organisasi nirlaba yang memusatkan perhatiannya pada isu perempuan dan advokasi hak perempuan berdasarkan nilai keadilan, kesetaraan, dan kemanusiaan bagi perempuan sebagai bagian yang niscaya bagi landasan untuk dibangunnya kehidupan yang demokratis. Departemen Susastra, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsi melibatkan upaya meningkatkan kapasitas sivitas akademika, khususnya di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran dalam hal kajian dan penciptaan sastra, dan menjadikan kesusastraan sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat yang memungkinkan terjadinya kritik diri yang konstruktif dalam wacana sosial-budaya. Karena itu, Departemen Susastra FIB-Unpad menerima tawaran kedua lembaga tersebut untuk membangun kemitraan dalam upaya menciptakan kesetaraan dan sikap saling menghormati dalam masyarakat karena momen tersebut merupakan peluang agar meningkatkan kapasitas internal Departemen Susastra dalam memfasilitasi penelitian di bidang kajian sastra yang memiliki relevensi dan urgensi serta peka dan sadar akan kondisi sosial-politik.

Bertepatan dengan tanggal 25 November yang diperingati sebagai Hari Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan Sedunia. Tanggal tersebut juga menandai dimulainya kurun kampanye “16 Hari Aktivisme Melawan Kekerasan Berbasis Gender” yang berpuncak pada tanggal 10 Desember sebagai Hari Hak Asasi Manusia Sedunia.

Klik di sini untuk SUSUNAN ACARA.

Bila sudah menerima undangan dan berkenan menyampaikan konfirmasi kehadiran, sila isi formulir berikut atau kirim email  ke [email protected] atau kirim faksimili ke (022) 251-6378, yang berisi informasi diri yang sama dengan yang ada di formulir di bawah ini.

[contact-form to=’[email protected]%26#x002c; [email protected]’ subject=’Konfirmasi Peserta Dialog GBV’][contact-field label=’Nama’ type=’name’ required=’1’/][contact-field label=’Tempat/tanggal lahir’ type=’text’/][contact-field label=’Lembaga (beserta nama bagian/seksi/divisi)’ type=’text’ required=’1’/][contact-field label=’Alamat Kerja’ type=’textarea’/][contact-field label=’Telepon’ type=’text’ required=’1’/][contact-field label=’Jabatan’ type=’text’/][contact-field label=’Pendidikan Terakhir’ type=’text’ required=’1’/][contact-field label=’Email’ type=’email’ required=’1’/][contact-field label=’Alamat Rumah’ type=’textarea’/][/contact-form]

Untuk informasi tentang kegiatan Departemen Susastra yang telah lalu atau yang akan datang, sila kunjungi laman Kegiatan.

GBVPosterBottom

 

 

 

 

 

 





Scroll to Top