Pusat Riset Bahasa, Sastra, dan Komunitas (PR BSK) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembali menggelar Webinar Seri 86. Mengusung tema “Perempuan dan Keindonesiaan: Menegosiasikan Identitas di Tengah Transformasi Budaya Kontemporer”, forum diskusi ini menghadirkan akademisi dan peneliti untuk membedah peran, tantangan, serta penegosiasian identitas perempuan Indonesia dalam dinamika kebudayaan masa kini.
Acara ini diselenggarakan secara hibrida (hybrid)—luring terbatas di Jakarta Selatan dan daring melalui fasilitas Zoom serta siaran langsung YouTube.

Jadwal dan Lokasi Pelaksanaan
- Hari/Tanggal: Rabu, 2 September 2026
- Waktu: 09.00 – 12.00 WIB
- Lokasi Luring: Lantai 5, Ruang 507, Gedung Widya Graha BRIN, Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan
Peluncuran Jurnal SALLS
Selain sesi pemaparan dan diskusi, Webinar Seri 86 ini juga dirangkaikan dengan Peluncuran Jurnal SALLS (Southeast Asian Languages and Literature Studies) yang telah terakreditasi Sinta 4. Peluncuran jurnal ini menjadi tonggak penting dalam mendorong publikasi riset bahasa dan sastra berkualitas di kawasan Asia Tenggara.
Daftar Narasumber dan Pengisi Acara
Sambutan:
- Herry Jogaswara – Kepala Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa, dan Sastra BRIN
- Ade Mulyanah – Kepala Pusat Riset Bahasa, Sastra, dan Komunitas BRIN
Narasumber:
- Prof. Aquarini Priyatna, M.A., M.Hum., Ph.D. (Universitas Padjadjaran)
- Dr. Haswinda Harpriyanti, M.Pd. (Universitas PGRI Kalimantan)
- Wabilia Husnah, S.Hum., M.Si. (Pusat Riset Bahasa, Sastra, dan Komunitas BRIN)
Pewara & Moderator:
- Syarifah Lubna (Pewara, PR BSK)
- Imelda (Moderator, PR BSK)
Cara Mengikuti Acara
Bagi masyarakat umum, akademisi, peneliti, dan mahasiswa yang ingin bergabung secara daring, berikut akses masuk yang dapat digunakan:
- Zoom Meeting ID: 990 8011 6457
- Passcode: 655720
- Siaran Langsung: Channel YouTube BRIN Indonesia
Informasi lebih lanjut dan pembaruan kegiatan dapat dipantau melalui media sosial resmi @bastranitasbrin.
Kegiatan ini sangat relevan dengan pencapaian SDG 5: Kesetaraan Gender (Gender Equality) dan SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education). Melalui pembahasan tema “Perempuan dan Keindonesiaan: Menegosiasikan Identitas di Tengah Transformasi Budaya Kontemporer”, forum ini secara langsung mendukung upaya pemberdayaan perempuan serta penguatan peran dan identitas mereka dalam dinamika sosial-budaya modern. Keterlibatan akademisi dan peneliti—seperti Prof. Aquarini Priyatna dari Universitas Padjadjaran—serta peluncuran Jurnal SALLS terakreditasi Sinta 4 juga mencerminkan kontribusi nyata dalam memajukan riset, literasi akademis, dan penyebaran ilmu pengetahuan yang inklusif di kawasan Asia Tenggara.
