Membangun Pembelajaran Hybrid, FIB Saling Memopong melalui Program “Laptop Bersama”

Jatinangor, 6 September 2025 — Program Studi Sastra Indonesia di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran memulai program peminjaman laptop bernama “Laptop Bersama.” Dengan sistem donasi laptop dari para dosen dan alumni, program ini bertujuan untuk mendukung mahasiswa dalam pembelajaran hybrid. 

Nani Darmayanti, ketua program studi yang telah menjalankan program ini selama delapan tahun, mengatakan bahwa program ini berlanjut karena dilakukan dengan sistem donasi. “Para dosen yang memiliki laptop yang dipakai dan tidak lagi digunakan di rumahnya diserahkan ke program studi,” ujarnya. Mahasiswa kemudian dapat meminjam laptop tersebut, khususnya mereka yang sedang mengerjakan skripsi. Setelah mahasiswa selesai memakai, laptop tersebut dibalikkan ke program studi dan dipinjamkan ke mahasiswa berikutnya. 

Kegiatan yang memanggul pembelajaran hybrid ini sudah berlanjut lebih dari delapan tahun dan diinisiasikan oleh para dosen di program studi Sastra Indonesia. Namun, tidak hanya dosen prodi Sastra Indonesia yang memberi konstribusi dalam program ini, tetapi para alumni FIB dan dosen-dosen dari fakultas lain juga turut menyumbang laptop mereka. Sampai sekarang, belasan laptop sudah disumbangkan oleh para donatur dan disalurkan ke mahasiswa. Keefektivitas program ini ditunjukkan pula oleh jumlah mahasiswa yang meminjam laptop, yaitu sekitar 5–10 mahasiswa pada setiap tahun.

Program ini berhubungan pula dengan program “Dompet Bersama”. Tidak hanya dibantu dalam aspek pembelajaran hybrid, mahasiswa KIPK yang meminjam laptop dapat juga meminjam dana hingga Rp500.000 selama masa studi mereka. Dana ini kemudian dikembalikan saat beasiswa mereka cair. 

Melalui program “Laptop Bersama” dan “Dompet Bersama,” Bu Nani berharap “akan lebih banyak lagi yang berdonasi ke depannya agar FIB dapat membantu mahasiswa yang membutuhkan bantuan dana dan fasiilitas yang mendukung.” Dengan kelengkapan fasilitas hybrid ini, FIB akan terus mengembangkan program-programnya dengan kreatif dan saling memopong. Mereka memiliki tujuan khusus di belakang rangkaian kegiatan dan program-programnya, yaitu untuk memopong seluruh kebutuhan mahasiswa dari berbagai latar belakang.

Red. Jauza Maryam Mumtazah

Scroll to Top