
(sumber gambar: catatancalonwartawan.wordpress.com)
Kamis (27/11/2014) Konferensi Asia Afrika (KAA) yang diselenggrakan pada 18 – 24 April 1955 di Bandung merupakan peristiwa sangat bersejarah dalam politik luar negeri Indonesia dan peristiwa besar bagi bangsa Indonesia. Konferensi yang berlangsung 59 tahun silam ini melahirkan Dasasila Bandung yang kemudian menjadi pedoman bangsa-bangsa terjajah di dunia dalam perjuangan memperoleh kemerdekaannya yang kemudian menjadi prinsip dasar dalam upaya memajukan perdamaian dan kerja sama dunia. Kini semangat KAA tersebut masih tertanam di Gedung Merdeka Bandung yang dikenal juga sebagai Museum Konferensi Asia Afrika (MKAA).

Dengan semangat untuk melestarikan dan menanamkan kembali nilai-nilai yang terkandung dalam KAA serta mengaplikasikan salah satu bahasa resmi dalam KAA (Bahasa Prancis) Prodi. Bahasa dan Sastra Prancis FIB Unpad menjajaki kerja sama dengan MKAA. Penjajakan kerja sama ini selain di latar belakangi oleh hal-hal yang telah disebutkan juga terdorong dengan adanya partisipasi aktif alumni dan mahasiswa Prodi. Bahasa dan Sastra Perancis di museum yang terletak di jantung Kota Bandung tersebut. Menurut saah satu Sahabat MKAAyang juga Dosen Prodi. Bahasa dan Sastra Prancis FIB Unpad Visarah Novicca Afridiani, S.S. aktivitas para alumni dan mahasiswa Prodi. Bahasa dan Sastra Prancis FIB Unpad diimulai sejak tahun 2012 dan kini jumlahnya sudah lebih dari 15 orang. Bahkan Visarah menyebutkan ada beberapa sahabat MKAA yang berhasil mendapatkan beasiswa ke luar negeri salah satunya atas rekomendasi dari MKAA.

Wakil Dekan I FIB Unpad Dr. Mumuh Muhsin Z, M.Hum. yang membuka acara dalam sambutannya sangat menyambut baik terselenggaranya kerja sama ini. Hal ini selain akan memperluas jejaring FIB Unpad juga akan menjadi masukan yang berharga untuk pembaharuan kurikulum (khususnya di Prodi. Bahasa dan Sastra Prancis) agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sementara Koordinator Prodi. Bahasa dan Sastra Prancis Tania Intan, M.Hum. mengapresiasi hal ini dengan merancang beberapa kegiatan yang nantinya akan dikerjasamakan dengan MKAA. Senada dengan hal tersebut Kepala MKAA Thomas Siregar juga mengapresiasi akan adanya kerja sama antara MKAA dengan Prodi. Bahasa dan sastra Prancis FIB Unpad dengan memaparkan berbagai fasilitas yang bisa dimanfaatkan pada pelaksanaan kerja sama nanti. Salah satunya Thomas menjelaskan adanya Klub Magribi yang menjadi sebuah wadah bagi masyarakat yang ingin belajar bahasa dan budaya Prancis di MKAA. Selan itu Kepala MKAA juga berkoordinasi dengan Humas MKAA Desmond Andrian agar dibentuk tim kecil guna membahas point-point yang akan dijadikan draf kerja sama antara Prodi. Bahasa dan sastra Prancis FIB Unpad dengan MKAA.

Pertemuan yang berlangsung dengan suasana penuh keakraban ini juga dihadiri oleh dosen-dosen Prodi. Bahasa dan Sastra Prancis, Ka. Humas FIB Unpad dan perwakilan dari Sahabat Museum Konfrensi Asia Afrika. (rat/ JHS)
