Berita

Berita

FIB Unpad Selenggarakan Seminar Peringati Isu Gender dalam Sastra, Budaya, dan Media

Jatinangor, 10 Juli 2024 — Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran menaruh perhatian penuh pada isu hegemoni, ketidaksetaraan gender dan resistensinya dalam konteks budaya, sastra, dan media. Hal ini tercermin dari kegiatan seminar gender, seksualitas, dan hegemoni kebudayaan yang diselenggarakan pada tanggal 3 Juli 2024 di aula Pusat Studi Bahasa Jepang.  Seminar ini merupakan proyek ujian akhir semester mata kuliah gender, seksualitas, dan hegemoni kebudayaan yang dirancang oleh mahasiswa magister Ilmu Sastra, Fakultas Ilmu Budaya Unpad. Sekaligus rangkaian Dies Natalis Universitas Padjadjaran ke-67, seminar gender, seksualitas, dan hegemoni kebudayaan ini terbuka bukan hanya untuk civitas akademika saja tetapi dapat dihadiri dan terbuka untuk umum.  Mengawali pemaparan dalam seminar ini, Dr. Ari Jogaiswara Adipurwawidjana sebagai keynote speaker membawakan materi berjudul “Elipsis sebagai Ruang Perempuan Berdiam Lantang”. Kegiatan pun dilanjutkan oleh 19 presenter yang terdiri dari mahasiswa magister ilmu sastra pengutamaan sastra kontemporer dan kajian budaya yang membawakan materi yang beragam. Mulai dari tubuh dan kuasa, performativitas gender, femininitas, maskulinitas, serta heteronormativitas.  Setiap materi yang dipaparkan oleh presenter akan diberi timbal balik oleh para dosen pengampu mata kuliah, yaitu Prof. Aquarini Priyatna, M.A., M.Hum., Ph.D., Dr. Rasus Budhyono, M. Hum., dan Dr. Mega Subekti, S.S., M.Hum. yang merupakan para pakar di bidangnya. Seminar ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa magister Ilmu Sastra sebagai peneliti dan terbiasa tampil menyajikan penelitian yang telah dilakukan. Red. Lusiana Dewi Saefudin

Berita

Meningkatkan Kesadaran Pencegahan dan Pencegahan Kekerasan Seksual Bersama PSDKU Unpad

Jatinangor, 5 Juli 2024 – Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Padjadjaran menyelenggarakan kegiatan sosialisasi terkait pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan kampus yang berlangsung secara hybrid pada Jumat (28/6).  Untuk menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di kampus, acara ini dihadiri oleh seluruh sivitas akademika PSDKU Unpad Kampus Pangandaran. Dosen Program Studi S-1 Keperawatan serta Koordinator Bidang Riset dan PPM PSDKU Universitas Padjadjaran Kampus Pangandaran, Donny Nurhamsyah, S.Kep., Ners., M.Kep., membuka acara sosialisasi tersebut sebagai master of ceremony sekaligus moderator dalam kegiatan ini.  Dalam sambutannya, Direktur PSDKU Unpad Alexander M. A. Khan, S.Pi., M.Si., Ph.D., menyampaikan mengenai pentingnya menyikapi, menyadari, dan terlibat secara bersama-sama dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman dan bebas dari kekerasan seksual. Lebih lanjut, Alexander juga menyampaikan dukungan PSDKU Unpad secara penuh terhadap kebijakan Unpad mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan seksual.  Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Universitas Padjadjaran Dr. Antik Bintari, S.IP., M.T., menghadiri acara ini sebagai narasumber acara. Ia memaparkan langkah-langkah dan strategi yang harus diterapkan Unpad dalam mencegah dan menangani kasus kekerasan seksual di kampus, serta memberikan panduan praktis mengenai tata cara melaporkan dan menangani insiden kekerasan seksual. Antik juga menekankan peran penting seluruh sivitas akademika dalam mendukung upaya ini.  Dalam acara ini, terdapat sesi diskusi interaktif yang memberikan kesempatan bagi para peserta untuk mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai topik yang dibahas. Bagi seluruh sivitas akademika, diskusi ini merupakan forum penting untuk lebih mendalami isu yang relevan serta menjadi tempat untuk mencari solusi bersama. Acara ini hadir sebagai bentuk nyata kepedulian PSDKU Unpad Kampus Pangandaran terhadap isu kekerasan seksual yang menjadi perhatian serius saat ini, sekaligus bentuk komitmen PSDKU Unpad Kampus Pangandaran untuk terus mendukung dan menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan seksual.  Dengan adanya acara ini, diharapkan kalangan sivitas akademika dapat meningkatkan kesadaran dan pemahamannya mengenai pentingnya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan kampus.  Red : Yohanes William Ivakdalam

Berita

Kegiatan Penghijauan Area Pusat Bahasa FIB Unpad

Jatinangor, 2 Juli 2024 – Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran (FIB Unpad) melaksanakan kegiatan penghijauan di area Pusat Bahasa FIB Unpad. Kegiatan ini dilaksanakan bersama dengan tim Pusat Bahasa dan tim Sarana dan Prasarana FIB Unpad pada pukul 09.00 sampai dengan pukul 12.30. Adapun pelaksanaan ini dilandaskan pada inisiatif Koordinator Pusat Bahasa, Vincentia Tri Handayani, M.Hum, di mana Dr. Taufiq Ampera melihat rerumputan dan tanaman-tanaman yang tidak terawat di depan area pusat bahasa. Beliau merasa perlu adanya tindak lanjut dari rumput dan tanaman-tanaman tersebut. Oleh karena itu, kegiatan penghijauan ini dilaksanakan sebagai perwujudan dari inisiatif tersebut. Tidak hanya itu, aksi ini dinilai juga untuk melestarikan lingkungan, menambah biodiversitas pilihan, dan memperindah lingkungan FIB Unpad, khususnya area pusat bahasa. Kegiatan penghijauan ini mendapatkan perhatian lebih dan melibatkan berbagai pihak, salah satunya Ferli Hasanah, M.Hum, dosen dari Program Studi Sastra Perancis. “Beberapa hari sebelumnya, saya sudah membeli keperluan untuk berkebun ini (pupuk, sekam bakar, rumput, dan tanaman). Tim sarana dan prasarana menggemburkan tanah yang sudah mengeras terlebih dahulu, kemudian saya mencampurkannya dengan pupuk kandang dan sekam bakar. Setelah tercampur merata, rumput gajah disusun dan tanaman-tanaman yang telah dipersiapkan ditanam,” ujarnya. Ferli berharap, kegiatan penghijauan ini dapat terus digalakkan, mengingat bagian-bagian dari FIB lain masih memerlukan perawatan dan penghijauan.  Aktivitas penghijauan yang dilakukan pun mampu memberikan dampak yang bermakna bagi lingkungan FIB Unpad. Dengan adanya penghijauan ini, lingkungan fakultas menjadi asri dan segar, sekaligus menambah kesan estetik serta kenyamanan yang lebih baik bagi para tenaga didik, staf, dan mahasiswa FIB Unpad. Area pusat bahasa yang dulunya tidak terawat, kini telah berubah menjadi area yang dipenuhi dengan vegetasi elok dan tertata rapi sehingga menciptakan kesan menyegarkan dan indah yang mampu memberikan semangat dan daya produktivitas.  Dengan adanya kegiatan penghijauan yang terus dilangsungkan ini, diharapkan seluruh Civitas Akademika FIB Unpad bergerak kepada perubahan yang signifikan untuk semakin mencintai dan menaruh atensi lebih terhadap lingkungan fakultas, serta meningkatkan semangat dan produktivitas dalam bekerja dan belajar.  Red. Yohanes William Ivakdalam

Berita

Digitalisasi dalam Perkembangan Zaman, Radio Unpad Usung Pelatihan dan Kompetisi Siaran

Jatinangor, Jawa Barat – Digitalisasi menjadi hal yang dihadapi di dunia modern saat ini. Perkembangan teknologi yang cepat dan masif turut berpengaruh pada segi kehidupan manusia. Hal ini menyebabkan setiap individu perlu meningkatkan kemampuan digitalnya agar dapat hidup seirama dengan kondisi yang ada.  Menyadari situasi yang terjadi pada dunia modern saat ini, Radio Universitas Padjadjaran berinisiatif untuk menyelenggarakan sebuah kegiatan Open House dengan tema “R U UP?” di Bale Sawala, Universitas Padjadjaran Jatinangor pada Sabtu (22/6/2024) lalu. Adapun Open House ini terdiri dari berbagai rangkaian acara dengan masing-masing tema di dalamnya, seperti Talkshow “Ruang Diskusi”, Broadcasting Competition “Ruang Bicara”, dan Broadcasting Trial “Ruang Untuk Kamu”.  Ketua Pelaksana Kegiatan Open House “R U UP?” Najla Zaizafun menyatakan bahwa acara ini disusun untuk mengenalkan Radio Universitas Padjadjaran. Di sisi lain, Najla juga berharap bahwa acara ini dapat menjadi sarana sumber pengetahuan dan pengalaman mengenai radio digital kepada khalayak.  “Berharap acara ini selain memberikan pengalaman dan pengetahuan baru untuk sivitas. Acara ini juga dapat membantu Radio Unpad untuk lebih dikenal oleh khalayak umum,” ungkapnya.  Harapan akan tujuan diselenggarakannya Open House Radio Universitas Padjadjaran yang telah disampaikan oleh Najla sejalan dengan harapan yang juga disampaikan oleh Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad Dandi Supriadi, M.A.(SUT), PhD pada sambutannya. Lebih lanjut, Dandi juga berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang memperluas relasi antar peserta.  “Mudah-mudahan teman-teman yang ada di sini bisa menikmati acaranya karena macam-macam banget. Bisa mendapatkan ilmu, bisa mendapatkan pengalaman, bisa berkenalan dengan jaringan-jaringan yang lebih luas lagi, dan mudah-mudahan teman-teman juga bisa menjadi pendengar setianya Radio Unpad,” ujarnya.  Seperti yang telah disebutkan, Open House Radio Unpad turut menyelenggarakan talkshow “Ruang Diskusi” bertajuk “Konvergensi Radio Konvensional ke Era Radio Digital”. Adapun pada sesi ini dihadirkan Komisioner KPID Jawa Barat Achmad Abdul Basith dan penyiar dari Ardan Radio, yaitu Dimas Satrio Danardono sebagai pembicara.  Pada sesi talkshow ini, Basith berpesan kepada seluruh peserta untuk lebih memperbanyak pengalaman dalam dunia penyiaran, khususnya bagi yang tertarik pada bidang tersebut.  “Kalau teman-teman sudah punya pengalaman lebih, pasti nilainya berbeda. Jadi sekarang perbanyak pengalaman, sudah tepat bergabung ke Radio Unpad karena itu salah satu pengalaman yang berharga,” jelas Basith kepada para peserta.  Selain Basith, Dimas juga turut memberikan pesan kepada peserta talkshow untuk senantiasa beradaptasi dengan perkembangan dunia yang serba digital. “Gimana caranya kita manfaatkan itu menjadi hal yang baik. Jangan pernah berhenti belajar, jangan pernah merasa cukup dan tutup mata dengan perkembangan media sosial yang lainnya,” ujar Dimas.  Di samping talkshow, Open House Radio Unpad turut menyelenggarakan acara broadcasting competition “Ruang Bicara”. Sesuai namanya, acara ini bertujuan untuk mengukur kemampuan tim dalam bidang penyiaran. Terdapat 26 tim yang terdiri dari 18 tim perguruan tinggi, tujuh tim dari tingkat SMA/sederajat, dan satu tim gabungan perguruan tinggi dan SMA yang berpartisipasi pada kompetisi ini. Peserta kompetisi hadir dari beberapa wilayah selain Kota dan Kabupaten Bandung, seperti Denpasar, Tangerang, Tanjung Pandan, Bekasi, Yogyakarta, dan Karawang.  Sesuai dengan nama acaranya, yaitu kompetisi – pada acara ini juga ditentukan para pemenang dari lomba penyiaran tersebut. Para pemenang pada kompetisi ini, yaitu: Juara I Twone “Memanfaatkan Radio Digital untuk Mendukung Industri Musik dan Hiburan Lokal” Peserta: Amanda Naura Najla (Universitas Padjadjaran) dan Muhammad Nabil Razhin (Institut Teknologi Bandung) Juara II TimPal “Memanfaatkan Teknologi Digital untuk Menambah Interaktivitas Siaran Radio dengan Audiens Global”Peserta: Ni Komang Ayu Tri Kusuma Dewi dan Dewa Ayu Sri Ananda Maranggi (Universitas Udayana) Juara III Zahran Alya “Menggencarkan Penggunaan Radio Digital sebagai Bagian dari Gaya Hidup yang Ramah Lingkungan” Peserta: Zahran Dawaur Rahmah dan Alya Najala Fadilah (Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya) Juara Favorit Nada Bersua “Memanfaatkan Radio Digital sebagai Peluang Pertumbuhan Ekonomi Kreatif di Indonesia”Peserta: Nabila Putri Khuzaimah dan Davina Raesa Maharani (Universitas Padjadjaran).  Perkembangan zaman akan selalu membawa digitalisasi. Acara pengenalan dan pelatihan dunia penyiaran, khususnya radio digital diharapkan dapat menjadi sarana pengembangan diri dalam dunia yang modern saat ini.  Red : Maria Imanuella Dewi Sekartaji

Berita, Kegiatan

Rektor Resmikan Kantin Kampus FEB Unpad

Jatinangor, 15 Juni 2024 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran resmi membuka gerai kantin fakultas di kampus Jatinangor, Jumat (14/6), dan diresmikan langsung oleh Rektor Unpad Prof. Rina Indiastuti, serta dihadiri Dekan FEB Unpad Prof. Dr. Hj. Nunuy Nur Afiah, S.E., MS., Ak., CA, beserta pimpinan fakultas.  Dalam sambutannya, Rektor memberikan apresiasinya kepada pimpinan FEB atas berdirinya kantin fakultas. Ia mengatakan bahwa kantin ini merupakan komitmen ibu dekan dan bapak wadek, di mana mahasiswa FEB harus sejahtera dengan fasilitas yang sangat memadai, di samping bekerja dan belajar dengan sungguh.  Ia juga mendorong agar kantin tersebut tidak mengalami kenaikan harga dan bertahan lama, serta dapat dikunjungi oleh mahasiswa Fakultas lain, seperti mahasiswa FIKOM, FH, FIB, dan sebagainya Rektor berpendapat, bahwa kantin FEB Unpad tetap harus memiliki berbagai varian makanan dengan harga yang murah. Ia berharap, seluruh sivitas akademika Universitas Padjadjaran selalu berdoa, bahwa seluruh kantin dan fasilitas lain dapat terus memberikan manfaat yang besar pada seluruh mahasiswa, dosen, tendik, dan pimpinan, juga masyarakat, sehingga seluruh orang dapat terjamin kesehatannya lewat makanan yang dapat dijangkau di lingkungan kampus.  Di lain sisi, Prof. Nunuy mengatakan bahwa kantin FEB Unpad memiliki delapan tenant yang berasal dari keluarga FEB sendiri, yaitu dosen, tendik, purnabakti, dan dari para mahasiswa. Ia juga mengatakan bahwa ke depannya sarana dan prasarana di FEB Unpad akan terus bertambah untuk melengkapi Tri Dharma perguruan tinggi dengan skala internasional, sehingga hal tersebut dapat mendukung adanya pelaksanaan program “Jumat Berkah” yang berasal dari donasi dari para dosen.  Prof. Nunuy berharap bahwa kantin FEB Unpad yang merupakan salah satu dari sarana dan prasarana FEB Unpad dapat menjadi fasilitas yang diterima dengan baik, khususnya oleh mahasiswa, dan dapat menambah semangat belajar mahasiswa.  Bentuk layanan fasilitas yang dimiliki oleh FEB Unpad ini dinilai sangat baik dan mendapat dukungan positif dari berbagai fakultas, salah satunya Fakultas Ilmu Budaya Unpad. Red : Yohanes William Ivakdalam

Berita

Fasilitias RS Unpad Resmi Dibuka

Jatinangor, 12 Juni 2024 – Bey Machmudin (selaku Penjabat Gubernur Jawa Barat), Prof. Rina Indiastuti (selaku  Rektor Universitas Padjadjaran), dan Arief Yahya (selaku Ketua MWA Unpad) membuka fasilitas Rumah Sakit Unpad di kampus Jatinangor pada Senin, 25 Maret 2024. Bey mengatakan bahwa dia optimis rumah sakit tersebut akan meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan berkualitas serta mengurangi beban rumah sakit lain di Jawa Barat. Ia juga menambahkan bahwa pada akhirnya masyarakat akan mendapatkan layanan kesehatan yang lebih cepat dan lebih mudah. Setelah pembukaan fasilitas ini, pemanfaatan Rumah Sakit Unpad akan diawali untuk aktivitas pendidikan dan pembelajaran bagi Civitas Akademika Unpad. Kini, RS Unpad sudah memiliki izin operasional sebagai RS tipe C. Dan untuk langkah selanjutnya, layanan RS akan dibuka luas kepada masyarakat setelah terbitnya izin operasional RS tipe B dari Pemprov Jabar dalam waktu dekat.  Dalam kesempatan tersebut, Bey berharap bahwa Rumah Sakit Unpad harus menjadi pusat unggulan dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan, sekaligus dapat memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas tinggi kepada masyarakat dengan biaya terjangkau. Bey juga berharap bahwa Rumah Sakit Unpad dapat menjadi lokomotif bagi pengembangan layanan kesehatan di Jawa Barat. Ia juga mengingatkan mengenai perawatan RS yang harus dilakukan. “Saya yakin, kepemimpinan yang kuat dan kerja sama yang solid dari semua pihak rumah sakit ini akan mencapai tujuannya dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” ujar Bey.  Rektor Unpad dalam sambutannya mengatakan bahwa rumah sakit ini dibangun untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat, termasuk masyarakat Jawa Barat, mengenai layanan kesehatan berkualitas yang didukung oleh hasil penelitian dan teknologi. Selain itu, RS Unpad juga dijadikan sebagai sarana pendidikan dan pelatihan bagi tenaga profesional di bidang kesehatan, serta mengembangkan inovasi dalam perawatan klinis dan pengobatan masyarakat. “Tujuannya itu mulia, bukan hanya sebagai sarana pendidikan, melainkan juga memberikan kontribusi untuk menjadikan masyarakat sekitar, khususnya masyarakat Jawa Barat menjadi lebih sehat. Oleh karena itu mottonya ‘sehat dan cerdas’” ungkap Rektor.  Rencana pembangunan RS Unpad dilakukan dalam dua tahap. Saat ini, pembangunan tahap 1 telah selesai dengan menggunakan biaya mandiri kolaborasi Unpad dan Pemprov Jabar, dan kebutuhan peralatan kesehatan telah terpenuhi, berkat bantuan Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, serta alumni. Langkah selanjutnya, pembangunan tahap 2 akan dilakukan melalui program KPBU (kerja sama pemerintah dan badan usaha). Pembangunan rumah sakit tahap 2 ini akan dikembangkan menjadi RS tipe A.  “Bagi Unpad sendiri, kehadiran dan kepemilikan Rumah Sakit Pendidikan sangatlah strategis, dan pastinya untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian di bidang kesehatan dan kedokteran, serta kebermanfaatan Unpad bagi masyarakat Jawa Barat, Indonesia, dan dunia,” kata Rektor.  Herry Herman, dr., Sp.OT., PhD (selaku Direktur Utama RS Unpad) mengatakan bahwa tenaga kesehatan di Rumah Sakit Unpad diisi oleh lima fakultas rumpun kesehatan di Unpad, yaitu Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Keperawatan, Fakultas Farmasi, dan Fakultas Psikologi. “Kami telah melakukan staffing dengan mendayagunakan 5 fakultas kesehatan di Universitas Padjadjaran,” kata Herry.  Selain itu, dalam kesempatan tersebut dilakukan juga penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Unpad dan Bank BJB mengenai Penyediaan Produk dan Jasa Layanan Perbankan pada RS Unpad oleh Prof. Ida Nurlinda (selaku Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Keuangan Unpad) dengan Pemimpin Divisi Hubungan Kelembagaan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. Red. Yohanes William Ivakdalam

Berita

Mengenal Pusat Penguatan Karakter dan Konseling (P2K2): Pusat Optimalisasi Potensi Diri dan Kesehatan Fisik serta Mental Civitas Akademika Universitas Padjadjaran

Jatinangor, 12 Juni 2024 – Tim Humas Fakultas Psikologi Unpad mengunjungi gedung Pusat Penguatan Karakter dan Konseling (P2K2) pada Kamis (16/05/2024). Sesuai dengan namanya, P2K2 didirikan dengan tujuan memfasilitasi mahasiswa untuk mengoptimalkan potensi diri dalam menghadapi lingkungan akademis dan sosial, serta kesehatan fisik dan mental mereka melalui skema penguatan karakter dan konseling preventif-interventif, kuratif, dan promotif. P2K2 memiliki dua kegiatan utama yaitu mendorong penguatan karakter mahasiswa Unpad (JATIDIRI Unpad) dan menyediakan layanan psikologi gratis bagi civitas akademika Universitas Padjadjaran, termasuk dosen, staf, dan mahasiswa. Lokasi Gedung P2K2 terletak di Jalan Hegarmanah, sangat dekat dari Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran, dan dapat diakses dengan berjalan kaki selama dua menit ke arah Timur dari gedung 2 atau gedung R. Mar’at Wiradimadja. Selain itu , gedung P2K2 juga dapat diakses dengan cara lain, yaitu melalui Sekretariat Himpunan Fisika (HIFI) FMIPA atau Perpustakaan Kandaga. Di dalam gedung P2K2, terdapat sebuah meja registrasi dengan beberapa kursi, beberapa brosur, sebuah standing banner yang memuat informasi mengenai P2K2, beberapa kursi tunggu, serta enam ruangan yang terdiri dari lima ruang konsultasi dan satu ruang untuk psikolog piket. P2K2 menawarkan berbagai jenis konseling, mulai dari konseling terkait masalah kesulitan belajar, orientasi karir dan masa depan, masalah akademik dan hubungan interpersonal, adaptasi perkuliahan, masalah frustasi, stress, juga depresi, kecemasan dan masalah emosi, serta masalah-masalah psikologis lainnya. Ditambah lagi, Konseling P2K2 dapat dilakukan secara tatap muka langsung bersama psikolog di Gedung P2K2, tanpa menutup kemungkinan untuk dapat dilaksanakan secara daring sesuai situasi dan perjanjian setelah mendaftar di link yang tersedia di bawah.  Jangan khawatir untuk berkunjung atau ingin berkonsultasi secara offline. Gedung P2K2 dapat dijangkau menggunakan moda transportasi Odong C berwarna hijau dan Odong A Saintek. Jika menggunakan moda transportasi Odong C berwarna hijau, Anda dapat berhenti di depan perpustakaan Kandaga dan berjalan ke arah Utara, kemudian menyebrang setelah tiba di parkiran belakang Fakultas Psikologi. Bagi Anda yang menggunakan moda transportasi Odong A, Anda dapat berhenti di pemberhentian yang terletak di depan gedung HIFI, kemudian berjalan ke arah Selatan. Informasi lengkap mengenai akses lokasi Gedung P2K2, dapat dilihat melalui link video Instagram yang disematkan di bawah. Humas Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran berharap, informasi mengenai gedung P2K2 ini dapat memberikan wawasan dan pengetahuan mengenai fasilitas konseling gratis bagi Civitas Akademika Universitas Padjadjaran yang membutuhkan sehingga potensi diri dapat dioptimalkan dalam menghadapi lingkungan akademis dan sosial, serta kesehatan fisik dan mental melalui program karakter dan konseling, sejalan dengan tujuan didirikannya P2K2. Keterangan Tambahan :  Akun instagram P2K2: @p2k2.unpad  Link Pendaftaran Konseling P2K2: bit.ly/PendaftaranKonselingP2K2  Link Perjalanan Menuju dan Tour Gedung P2K2: https://www.instagram.com/p/C7RUgcqPW_V/  Layanan ini dapat digunakan oleh segenap civitas Unpad dan turut didukung oleh Fakultas Ilmu Budaya dan fakultas lainnya. Red : Yohanes William Ivakdalam

Berita

Edukasi Kesehatan Reproduksi kepada Perempuan Pekerja dari Tim Riset Geulis Unpad

Jatinangor, 10 Juni 2024 – Jumat (7/6), Tim Riset Geulis Universitas Padjadjaran telah menyelenggarakan kegiatan “Caring-Sharing-Screening Kanker Payudara dan Kanker Rahim” di Teater Pengetahuan, Gedung Rektorat Unpad, Jatinangor dalam rangka memperingati Hari Peduli Sedunia.  Ketua Tim Riset Geulis Dr. Puspa Sari. M.Keb. mengatakan bahwa penelitian yang telah dilakukan sejak tahun 2023 menunjukkan bahwa banyak perempuan, khususnya yang telah bekerja, belum memahami mengenai kesehatan reproduksi. Perempuan menghadapi banyak tantangan dalam memahami kesehatan reproduksi, seperti waktu yang dimiliki oleh perempuan yang bekerja yang relatif terbatas, kurangnya informasi tentang pentingnya deteksi dini, dan keyakinan masyarakat bahwa tidak perlu melakukan screening dalam keadaan sehat. “Jadi selain riset kita itu ingin melakukan pengabdian kepada masyarakat, khususnya yang internal dulu di Universitas Padjadjaran, setelah internal baru keluar,” kata Puspa. Selain itu, Puspa juga mengatakan bahwa beberapa kegiatan yang diselenggarakan pada acara tersebut juga termasuk memberikan informasi tentang kanker payudara dan kanker serviks, berbagi pengalaman dengan penderita kanker, dan melakukan pemeriksaan gula darah dan pap smear secara gratis. Puspa berharap, pelaksanaan kegiatan yang mengangkat tema caring, sharing, dan screening ini mampu menjadi salah satu media penyampaian informasi mengenai kesehatan reproduksi perempuan. Ia juga berharap, semua perempuan menjadi lebih peduli terhadap kesehatan reproduksinya masing-masing, dan memiliki semangat untuk menjalani gaya hidup sehat, serta melakukan deteksi dini.  “Oleh karena itu, para pekerja, khususnya perempuan, diharapkan memiliki penampilan yang geulis (cantik). Bukan hanya cantik secara fisik, tetapi juga memiliki sifat waringkas, getol, alus, dan bersyukur,” kata Puspa. Ia juga menambahkan bahwa Tim Riset Geulis selalu mendapatkan dukungan dari berbagai pihak dalam setiap kegiatan yang mereka lakukan, seperti Kaprodi D-4 Kebidanan, Kepala Pusdi SKIP-Nakes FK Unpad, Dekan FK Unpad, dan Direktur SDM Unpad. Tidak hanya itu, Fakultas Ilmu Budaya dan segenap fakultas lainnya di Unpad turut mendukung program pengabdian ini. Red : Yohanes William Ivakdalam

Berita

Peduli Kondisi Alam, BEM Gama FIB Lakukan Penghijauan

Jatinangor, Jawa Barat – Terciptanya lingkungan hijau menjadi salah satu perhatian Fakultas Ilmu Budaya yang hingga saat ini masih kerap dilakukan. Hal ini merupakan bentuk kepedulian fakultas terhadap kondisi alam yang semakin memprihatinkan.  Perhatian tersebut direalisasikan melalui program penanaman pohon yang dilakukan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (BEM Gama FIB). Kegiatan yang dirancang dan dinaungi oleh Departemen Sosial Kemasyarakatan dan Lingkungan ini berkolaborasi dengan Destana Desa Hegarmanah dengan tujuan mengajak seluruh civitas FIB untuk melakukan mitigasi bencana dan melestarikan lingkungan.  Kegiatan penanaman pohon yang direalisasikan pada Sabtu (25/5) merupakan program keberlanjutan FIB yang bermanfaat untuk kehidupan saat ini maupun akan datang. Dengan terselenggaranya program ini diharapkan mampu menjadi bentuk implementasi kepedulian FIB terhadap perbaikan kondisi bumi.  Red. Maria Imanuella Dewi Sekartaji

Berita

Tingkatkan Kualitas SDM, Pemkab Nias Jalin Kerja Sama dengan Unpad

Jatinangor, Jawa Barat — Kolaborasi antara perguruan tinggi dengan pemangku kepentingan lokal merupakan salah satu cara yang dapat digunakan sebagai bentuk implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dengan terjun ke masyarakat. Hal ini bertujuan agar kedua belah pihak saling berbagi pengetahuan dan solusi untuk menanggulangi permasalahan yang dimiliki.  Seperti yang dilakukan oleh Universitas Padjadjaran dengan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan yang aktif bekerja sama untuk mengembangkan sumber daya manusia. Kerja sama yang dijalin tersebut disahkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada pertemuan di Ruang Rapat Livin, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor pada Senin (20/5/2024).  Dalam pelaksanaannya, penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Organisasi dan Perencanaan Unpad, Prof. Drs. Yanyan Mochamad Yani, MAIR., Ph.D yang secara langsung mewakili Rektor Unpad, Prof. Rina Indiastuti. Adapun pada pihak Pemerintah Kabupaten Nias diwakilkan oleh Bupati Nias Selatan, Dr. Hilarius Duha, S.H., M.H. Selain penandatanganan Nota Kesepahaman, dilakukan pula penandatanganan Perjanjian Kerja Sama yang dilakukan antara pihak Universitas Padjadjaran dengan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan. Adapun dalam hal ini, penandatanganan dilakukan oleh Direktur Tata Kelola, Legal, dan Komunikasi, Prof. Dr. H. Isis Ikhwansyah, S.H., M.H., CN., dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan, Nurhayati Telaumbanua, S.Pd., M.M.  Pada acara tersebut, Prof. Yanyan menyatakan harapannya terkait kerja sama antara Unpad dengan Pemkab Nias Selatan agar dapat berlangsung lama dan saling memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. “Mudah-mudahan pertemuan ini bukan pertemuan yang terakhir, tetapi harus ada tindak lanjutnya. Universitas Padjadjaran menyambut baik kerja sama ini dan mudah-mudahan ini bisa membawa manfaat untuk kedua belah pihak,” ujarnya.  Di sisi lain, Bupati Kabupaten Nias Selatan, Hilarius juga menyatakan rasa terima kasihnya atas kerja sama yang terjalin. Dirinya optimis bahwa kerja sama ini dapat memberikan manfaat yang baik, khususnya bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Nias Selatan.  “Kerja sama ini saya yakin dan percaya dapat meningkatkan SDM. Terima kasih atas penerimaan dari Universitas Padjadjaran kepada Pemerintah Kabupaten Nias Selatan, semoga apa yang kami harapkan terutama kerja sama ini tetap berlanjut, bukan yang pertama dan terakhir,” harap Hilarius.  Melalui kerja sama yang dibangun antara pihak Universitas Padjadjaran dengan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan diharapkan mampu menjadi salah satu jembatan yang kokoh dalam mewujudkan karya bakti Unpad ke dalam masyarakat.  Red : Maria Imanuella Dewi Sekartaji

Scroll to Top