Bedah Antologi Puisi Menungguku Tiba: Makna Cinta, Laut, dan Ibu dalam Ruang Apresiasi Sastra 

Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (FIB Unpad) menyelenggarakan bedah antologi puisi Menungguku Tiba Sehimpun Sajak 2022—2024 karya Isbedy Stiawan ZS pada Selasa (26/5). Kegiatan ini menghadirkan ruang diskusi sastra yang mempertemukan akademisi, komunitas budaya, dan mahasiswa untuk mengapresiasi sekaligus mengkaji makna yang terkandung dalam karya penyair senior asal Lampung tersebut.

Diskusi menghadirkan Isbedy Stiawan ZS sebagai penyair, Dr. M. Irfan Hidayatullah dari FIB Unpad sebagai moderator, serta Baban Banita dari Sastra Indonesia FIB Unpad dan Dr. Ipit Saefidier Dimyati dari Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung sebagai pembahas. Kegiatan ini juga dihadiri sivitas akademika dari berbagai perguruan tinggi, komunitas kebudayaan di Bandung, jurnalis, dan sahabat penyair.

Dalam bedah puisi, pembahasan difokuskan pada tiga tema utama, yaitu laut, cinta, dan ibu. Tema-tema tersebut dipilih untuk memberikan arah dalam diskusi sekaligus memperlihatkan bagaimana Isbedy Stiawan ZS memanfaatkan laut, baik sebagai latar maupun metafora, untuk menyampaikan berbagai pengalaman kehidupan.

Menurut narasumber, antologi tersebut mengangkat pesan bahwa cinta dan rindu mampu memberikan makna dalam kehidupan serta mengajak pembaca untuk berendah hati dan bekerja keras. Nilai-nilai tersebut dinilai tetap relevan di tengah berbagai persoalan sosial yang masih diwarnai konflik dan kebencian.

Selain membahas isi antologi, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari proses kreatif seorang penyair senior Indonesia. Bedah puisi ini sekaligus memperkuat jejaring antara FIB Unpad dengan komunitas sastra dan budaya serta menjadi bagian dari semarak peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia.

Kegiatan ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education), melalui penguatan literasi, apresiasi sastra, dan pengembangan kemampuan berpikir kritis di lingkungan akademik.