Berita

Berita, Kegiatan

Kerja Sama antara Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian dengan Fakultas Ilmu Budaya Unpad

Kamis, 5 Desember 2019, dilaksanakan penandatanganan naskah Kerja Sama antara Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian dengan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran tentang Pemanfaatan Bersama Sumberdaya Koleksi Perpustakaan dan Museum untuk Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Manusia dalam Pelestarian Budaya Pertanian. Penandatanganan naskah kerja sama berlangsung di Museum Tanah dan Pertanian, Bogor. Naskah kerja sama ditandatangani oleh Kepala Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian, Dr. Ir. Retno Sri Hartati Mulyandari, M.Si. dan Dekan Fakultas Ilmu Budaya Unpad yang diwakili oleh Manajer Riset, Pengabdian pada Masyarakat, Inovasi, dan Kerja Sama, Drs. Taufik Ampera, M.Hum.

Berita, Kegiatan

Bimbingan Konseling Fakultas Ilmu Budaya menyelenggarakan “PUBLIC LISTENING” diskusi dan tanya jawab seputar Kesehatan Mental dan Manajemen Diri

Rabu, 04 Desember 2019. Kantor Bimbingan Konseling Fakultas Ilmu Budaya menyelenggarakan “PUBLIC LISTENING” diskusi dan tanya jawab seputar Kesehatan Mental dan Manajemen Diri dengan Narasumber Dr. Hj. Titin Nurhayati Ma’mun, M.S (Dosen/Kaprodi Sastra Arab Fakultas Ilmu Budaya Unpad) bertempat di Ruangan National Building Corner Perpustakaan Fakultas Ilmu Budaya Unpad. Latar Belakang: Kesehatan mental merupakan permasalahan yang cukup serius di lingkungan kampus di Indonesia. Tidak sedikit mahasiswa yang mengalami masalah gangguan kesehatan mental yang berujung dengan bunuh diri. Untuk menghadapi hal tersebut, diperlukan kondisi dimana seseorang mahasiswa dapat berkembang secara fisik, mental, spiritual dan sosial sehingga mahasiswa tersebut dapat menyadari kemampuan diri sendiri, mengatasi tekanan, dan mampu untuk melakukan yang terbaik untuk kehidupannya. Ketidakmampuan akan hal-hal tersebut membuat mahasiswa terpuruk pada kondisi stres, bahkan depresi sehingga tidak sedikit mahasiswa yang memilih jalan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri. Oleh karena itu, pengetahuan mengenai permasalahan kesehatan mental sangatlah diperlukan, khususnya bagi kalangan milenial yang cenderung dilanda stress lebih tinggi. Adapun tujuan dari penyelenggaraan acara ini adalah: Peserta mampu mengenali dan menganalisa kesehatan mental diri sendiri, Peserta dapat memahami gejala serta penyebab timbulnya depresi dan mampu untuk mengatasinya, dan Peserta dapat memanage diri dengan baik, dan terhindar dari resiko gangguan kesehatan mental.

Berita, Kegiatan

Departemen Susastra dan Kajian Budaya menggelar diskusi dengan tema “Berkisah di Sembir,” membahas buku kumpulan cerita pendek yang berjudul “Orang-orang Pinggiran” karya Lea Pamungkas.

Selasa, 3 Desember 2019. Departemen Susastra dan Kajian Budaya, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran, menggelar Diskusi yang bertajuk “Berkisah di Sembir,” yang membahas buku kumpulan cerita pendek yang berjudul “Orang-orang Pinggiran” karya Lea Pamungkas. Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Dr. Mumuh Muhsin Z, M.Hum. di Aula Pusat Studi Bahasa Jepang. Kisah-kisah ini menunjukan kepedulian, dan kerja konsisten Lea Pamungkas dalam mengusahakan terdengarnya suara-suara marginal yang ada di negeri ini, baik sebagai penulis fiksi, jurnalis, maupun aktivis HAM. Buku rampai yang pada April 2019 lalu diluncurkan di Leiden, Belanda ini, dibahas oleh Dr. Lina Meilinawati Rahayu, H. Hum. (Ketua Program Studi Sastra Indonesia FIB-Unpad); Hikmat Gumelar (penulis, penyair); Nana Suryana, M. Hum. (dosen Sastra Indonesia FIB-Unpad); dan Lea Pamungkas sendiri. Diskusi ini diikuti oleh sebuah pertunjukan teater berjudul “Ini Akhir Musim Gugur,” yang berangkat dari salah satu cerita pendek yang terhimpun dalam buku tersebut.

Berita, Kegiatan

Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman kunjungi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran

Jumat, 29 November 2019. Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman Dr. H. Masrur, M.Hum. beserta para wakil dekan, kunjungi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran. Kunjungan ini dalam rangka mempelajari seluk beluk pembukaan program studi Sastra Mandarin (Bahasa dan Budaya Tiongkok) berikut kurikulum sebagai bahan acuan dalam pembentukan Prodi baru di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman. Rombongan disambut oleh Wakil Dekan Fib Unpad Dr. Mumuh Muhsin Zakaria, M.Hum. didampingi para Manajer dan Kaprodi D4 Bahasa dan Budaya Tiongkok beserta staf.

Berita, Kegiatan

Kunjungan SMA Islam AL-Azhar 1 Jakarta Selatan ke Fakultas Ilmu Budaya Unpad

Sekolah Menengah Atas Islam AL-Azhar 1 Jakarta Selatan kunjungi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (15/11/2019). Sebanyak 50 orang siswa kelas XII (IPS), dan 5 orang guru pendamping. Kunjungan dipimpin oleh Pa Musofa, S.Ag. Wakil kepala sekolah bidang Agama. SMAI AL AZHAR 1 JAKARTA. Kehadiran siswa dan guru pendamping diterima oleh Manajer Riset, PPM, Inovasi, dan Kerja Sama Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran Drs. Taufik Ampera, M.Hum. dan Manajer Akademik dan Kemahasiswaan Inu Isnaeni Sidiq, Ph.D. beserta staf bertempat di Ruang Sidang Gedung Dekanat Fakultas Ilmu Budaya Unpad. Kunjungan ini merupakan kegiatan audiensi visit to campus siswa SMA Islam AL-Azhar 1 Jakarta guna menambah wawasan kampus serta mendapatkan informasi tentang berbagai hal seputar dunia perguruan tinggi termasuk sistem penerimaanya, sehingga diharapkan para siswa dapat mengembangkan wawasan yang pada akhirnya termotivasi dan percaya diri untuk melanjutkan studi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi khususnya ke Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran.

Berita, Kegiatan

Kunjungan SMA Negeri II Kota Tangerang Selatan

SMA Negeri II Kota Tangerang Selatan kunjungi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (12/11/2019). Siswa yang hadir sebanyak 88 orang siswa kelas XII, dan 6 orang guru pendamping. Kunjungan dipimpin oleh Ibu Rosidah perwakilan guru pembimbing Sekolah SMA Negeri II Tangerang Selatan. Kehadiran siswa dan guru pendamping diterima oleh Manajer Riset, PPM, Inovasi, dan Kerja Sama Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran Drs. Taufik Ampera, M.Hum. beserta staf di Aula Pusat Studi Bahasa Jepang. Kunjungan ini merupakan kegiatan audiensi visit to campus SMA Negeri II Tangerang Selatan guna mendapatkan informasi tentang berbagai hal seputar dunia perguruan tinggi termasuk sistem penerimaanya, sehingga diharapkan para siswa dapat mengembangkan wawasan yang pada akhirnya termotivasi dan percaya diri untuk melanjutkan studi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi khususnya ke Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran

Berita, Uncategorized

Dua Guru Besar Baru Fakultas Ilmu Budaya

[unpad.ac.id, 8/11/2019] Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Rina Indiastuti, M.SIE., mengukuhkan dua guru besar baru dalam Prosesi Pengukuhan dan Orasi Ilmiah Jabatan Guru Besar yang digelar di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Jumat (8/11) siang. Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Rina Indiastuti, M.SIE., mengukuhkan dua guru besar baru Fakultas Ilmu Budaya, yaitu: Prof. Dr. Eva Tuckyta Sari Sujatna, M.Hum., dan Prof. Aquarini Priyatna, M.A., M.Hum., PhD., dalam Prosesi Pengukuhan dan Orasi Ilmiah Jabatan Guru Besar yang digelar di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Jumat (8/11) siang. (Foto: Arief Maulana)* Dua guru besar yang dikukuhkan tersebut berasal dari Fakultas Ilmu Budaya, yaitu: Prof. Dr. Eva Tuckyta Sari Sujatna, M.Hum., dan Prof. Aquarini Priyatna, M.A., M.Hum., PhD. Prof. Eva dikukuhkan sebagai guru besar bidang Ilmu Linguistik, sedangkan Prof. Aquarini dikukuhkan sebagai guru besar pada bidang Ilmu Sastra dan Gender. Dalam prosesi tersebut, Prof. Eva menyampaikan orasi ilmiah dengan judul “Peran Linguistik dalam Pariwisata”. Lewat orasinya, Prof. Eva menyampaikan bahwa linguistik berperan penting dalam menyiapkan informasi yang lengkap di bidang kebudayaan dan pariwisata serta mendorong pengembangan destinasi pariwisata unggulan sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 16 tahun 2005 tentang Kebijakan Pembangunan Kebudayaan dan Pariwisata. ” Sebagai pengetahuan dasar dalam berkomunikasi, bahasa tidak hanya berfungsi sebagai media yang menghubungkan para wisatawan dan penduduk lokal, tetapi juga sebagai alat promosi  pariwisata yang ditawarkan kepada calon wisatawan yang akan berkunjung ke Indonesia,” ujarnya. Prof. Eva menjelaskan, peran linguistik dalam pariwisata ditemukan pada penamaan jalan hingga lokasi destinasi wisata yang meliputi wisata alam, sejarah, maupun kuliner. Karena itu, bahasa merupakan unsur yang tidak bisa dipisahkan dari upaya promosi wisata. “Saya mengusulkan agar para linguis ikut berkontribusi dengan melibatkan diri pada riset-riset linguistik yang berhubungan dengan pariwisata,” terang Prof. Eva. Sementara itu, Prof. Aquarini menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Auto/Biografi Sebagai Narasi Feminin/Feminis: Perlintasan Lokal-Global, Selebritas, dan Budaya Populer”. Prof. Aquarini mengatakan, narasi mengenai hidup perempuan dapat membongkar lebih dalam dan jauh mengenai pandangan/nilai yang acapkali dianggap benar dan sakral. “Narasi mengenai hidup perempuan, terutama yang ditulis perempuan, juga memberikan artikulasi bagi hidup dan cara hidup perempuan yang seringkali dianggap sekunder dan marjinal,” ujar Prof. Aquarini. Dalam penelitian yang dilakukan pada sejumlah auto/biografi perempuan, khususnya pada kaum selebritas Indonesia, Prof. Aquarini menemukan adanya kompleksitas feminitas yang ditunjukkan dan dinegosiasikan oleh selebritas perempuan, baik dalam ruang publik maupun privat/domestik. “Melalui tindak auto/biografis yang mereka lakukan, para selebritas ini telah mengevaluasi ulang dan menegaskan kembali femininitas dengan cara yang berbeda, sedemikian sehingga mereka menciptakan bentuk baru feminitas yang merangkul nilai-nilai lokal dan global, bentuk baru femininitas yang memungkinkan mereka merayakan kehidupannya dan dirinya sebagai perempuan baik di ranah publik maupun ranah domestik,” papar Prof. Aquarini. Di hari yang sama, Rektor juga mengukuhkan Prof. Dr. Zuzy Anna, M.Si., dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan serta Prof. Dr. rer. nat. Yudi Rosandi, M.Si., dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.* Laporan oleh Arief Maulana

Berita, Berita Mahasiswa, Uncategorized

Chosyatillah Jerman 2016 Wisudawan Terbaik, Tuntaskan Studi Sarjana 3 Tahun

[unpad.ac.id, 6/11/2019] Chosyatillah dari Sastra Jerman Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran terpilih menjadi Wisudawan Terbaik Program Sarjana pada Wisuda Lulusan Unpad Gelombang I tahun akademik 2019/2020, 5 – 7 November 2019. Ia lulus dengan IPK 3,79 dan masa studi 3 tahun. Chosyatillah, wisudawan dari program studi Sastra Jerman Universitas Padjadjaran terpilih Wisudawan Terbaik Program Sarjana pada Wisuda Lulusan Unpad Gelombang I tahun akademik 2019/2020, 5 – 7 November 2019. (Foto: Arief Maulana)* Perempuan yang akrab disapa Tilla ini diwisuda pada pelaksanaan sesi IV di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipati Ukur Nomor 35, Bandung, Rabu (6/11). Tilla mengaku senang dan tidak menyangka mendapatkan predikat sebagai salah satu Wisudawan Terbaik Unpad. Sudah sejak lama Tilla sangat tertarik belajar bahasa Jerman. Sebelum kuliah di Unpad, Tilla sudah mengambil sejumlah sertifikasi bahasa Jerman yang diakui secara internasional. Ketika kuliah pun Tilla rajin untuk meningkatkan kemampuannya itu dan mengambil sejumlah sertifikasi. Hal inilah yang membuatnya dapat menjalani studi lebih cepat. “Punya sertifikat dari sebelum kuliah, tapi semenjak kuliah saya kejar sertifikat terus untuk ngejar level yang ke atas lagi,” ungkap Tilla saat ditemui sebelum pelaksanaan wisuda. Perempuan kelahiran Palembang, 8 November 1998, ini mengaku sangat mengagumi sistem pendidikan di Jerman. Ketika kuliah pun Tilla sempat mengikuti kegiatan di  Jerman melalui program beasiswa dari DAAD. Menurut Tilla, selain kemampuan bahasa, hal penting yang harus ditingkatkan adalah kemampuan berorganisasi dan meningkatkan prestasi. Selama kuliah, Tilla pun aktif di sejumlah kegiatan kemahasiswaan dan mengikuti sejumlah kompetisi. Beberapa organisasi yang diikuti Tilla diantaranya Himpunan Mahasiswa Sastra Jerman Unpad, Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Jerman Indonesia, Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Jerman Indonesia, serta Ikatan Putra Putri Praja Pariwisata. Selain itu, ia juga merupakan penerima beasiswa Program Pertukaran Mahasiswa di Ramkhamhaeng Thailand 2018, peraih runner up I Duta Wisata Kabupaten Musi Banyuasin 2017, menjadi delegasi Unpad dalam Konferensi Mahasiswa Bahasa dan Sastra Jerman Indonesia 2017, serta menjadi Duta Favorit Putra Putri Praja Pariwisata Indonesia 2017. “Kita kan tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademis, tetapi kita juga harus memiliki kemampuan di bidang lain,” tutur  Tilla. Dengan kegiatannya yang cukup banyak, Tilla sempat merasa kesulitan membagi waktu antara belajar dan berbagai aktivitas lainnya. Namun tekad yang kuat menjadikan Tilla mampu untuk menjalaninya dengan baik. “Mau enggak mau saya harus bisa. Jadi karena tekad yang besar itu saya harus bisa membagi waktu saya,” ujar Tilla. Untuk ke depannya ,Tilla  mengungkapkan akan semakin meningkatkan berbagai kemampuannya melalui studi lanjut. Tilla pun sudah lama bercita-cita menjadi seorang diplomat. Dengan menjadi diplomat, Tilla ingin memberikan sumbangsih bagi negara. “Saya ingin mmeberikan sumbangsih bagi Indonesia dengan kemampuan-kemampuan yang saya miliki,” ujarnya.* Laporan oleh Artanti Hendriyana/am

Berita, Kegiatan

Peringatan Dies Natalis ke-61 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran

Kamis, 31 Oktober 2019. Peringatan Dies Natalis ke-61 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran berlangsung di Aula Pusat Studi Bahasa Jepang (PSBJ) kampus FIB Unpad, Jatinangor, Dekan FIB Unpad Yuyu Yohana Risagarniwa, PhD, menyampaikan sambutan terkait Dies Natalis ke-61. Berbagai capaian telah diraih FIB Unpad seperti peningkatan prestasi sivitas akademika di kancah nasional dan internasional, kerja sama dengan berbagai instasi dari dalam dan luar negeri, capaian akreditasi program studi, hingga berbagai kegiatan pendidikan, peneltian, dan pengabdian kepada masyarakat. “Dengan perjalanan lebih dari enam dekade, FIB Unpad telah menjadi bagian dari Universitas Padjadjaran dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945,” ujar Yuyu. Rektor pun mengapresiasi berbagai capaian yang telah diraih oleh fakultas. Diharapkan, FIB Unpad mampu meningkatkan inovasi di kancah internasional. Selain itu, FIB Unpad juga dapat terus menghadapi tantangan perkembangan zaman, di antaranya melalui penguasaan teknologi komunikasi informasi. “Karya berikutnya ditunggu, bukan hanya oleh Unpad, tapi oleh Jawa Barat, oleh Indonesia, dan oleh masyarakat dunia. Dengan demikian Unpad memang betul-betul diakui, bukan hanya dari sisi ranking, bukan dari akreditasi, memang kita punya karya yang murni original adalah hasil desain dari stakeholders Unpad semua,” ujar”Rektor. Dikatakan Rektor, Unpad berkomitmen untuk berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia unggul di Indonesia emas 2045, yang tidak hanya memiliki ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan dan karakter. Di dalam karakter ini adalah budaya. “Jadi budaya dalam arti yang luas itu tidak hanya miliki Fakultas Ilmu budaya, tapi budaya dalam arti yang luas itu adalah harus dimiliki oleh seluruh SDM Unpad,” ujar Rektor. Dalam acara Dies Natalis FIB Unpad tersebut, Rektor meresmikan ruang kerja dosen di lingkungan FIB Unpad. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Rektor serta disaksikan langsung oleh Dekan FIB Unpad. Acara utama peringatan Dies Natalis ke-61 FIB Unpad diisi orasi ilmiah Duta Besar Republik Indonesia untuk Polandia Dra. Siti Nugraha Mauludiah, MIA, dengan judul “Diplomasi Budaya Indonesia dalam Kancah Internasional”.* Laporan: [email protected] oleh Artanti Hendriyana/am

Berita, Kegiatan

Gemasi’s English Competition (GEC)

Himpunan Mahasiswa Sastra Inggris Unpad, GEMASI, kembali menyelenggarakan Gemasi’s English Competition (GEC) yang ke empat sejak pertama kali diadakan pada tahun 2016. Kompetisi yang dilombakan yaitu Speech, Essay Writing, Poetry Reading, dan Story Telling. Khusus untuk Story Telling, hanya diperuntukkan bagi siswa sekolah menengah atas (SMA)/sederajat (high school). Selanjutnya, untuk Speech, kompetisi ini dibagi berdasarkan jenjang, yaitu untuk mahasiswa (varsity) dan siswa sekolah menengah atas (SMA)/sederajat (high school). Kompetisi lainnya diperuntukkan bagi mahasiswa (varsity). Juri-juri yang diundang berasal dari berbagai institusi, di antaranya Universitas Padjadjaran, Universitas Widyatama, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Poltek POS Bandung, dan Wallstreet Dago Bandung. Adapun peserta berasal dari berbagai perguruan tinggi dan sekolah menengah atas di antaranya dari Bandung, Jakarta, dan Surabaya. Hadir dalam pembukaan acara, Kepala Prodi Sastra Inggris Unpad, Dr. Elvi Citraresmana, M.Hum, dan Wakil Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Dr. Mumuh Muhsin Z, M.Hum. sekaligus membuka kegiatan ini yang akan berlangsung selama dua hari, yaitu sejak tanggal 18 s.d 19 Oktober 2019, bertempat di Gd. Rektorat Universitas Padjadjaran Kampus Jatinangor.

Scroll to Top