Berita

Berita

Sastra Jerman Unpad Gelar Seminar Internasional Germanistik ke-3

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID – Seminar Internasional Germanistik Ke-3 digelar di Bale Atikan – Training Center Universitas Padjadjaran, Selasa (13/9/2016). Rangkaian seminar dan wisata budaya di sekitar Bandung Raya ini dihadiri para germanis atau ahli kejermanan dari berbagai daerah di Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Jerman. Ketua Program Studi Sastra Jerman Unpad, Dr Phil Dian Ekawati, mengatakan kegiatan tiga tahunan ini digagas oleh Asosiasi Germanistik Indonesia yang bekerja sama dengan 14 jurusan bahasa dan sastra Jerman di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Tahun ini, Unpad menjadi partner untuk menggelar kegiatan yang membahas tren global penelitian kejermanan ini. “Hal ini mengenai penelitian linguistik dan sastra Jerman, pengajaran Bahasa Jerman sebagai bahasa asing, penerjemahan Bahasa Jerman, dan perspektif kejermanan di Indonesia. Juga membahas kejermanan dengan lintas disiplin. Di sini tidak hanya mengenai bahasa, tetapi juga hubungan dengan bidang lain, contohnya dengan politik, media, dan teknologi,” kata Dian saat ditemui di sela kegiatan tersebut. Puluhan ahli kejermanan dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk dari Thailand, Vietnam, dan Jerman, mengikuti kegiatan ini selama tiga hari.   Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

Berita

10 Mahasiswa Sastra Jerman ikuti Pertukaran Pelajar di Thailand

JAKARTA – Sebanyak 10 mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) mendapat kesempatan mengikuti kegiatan pertukaran mahaiswa di German Departemen Faculty of Humanities, Ramkhamhaeng University (RU), Thailand. Mereka akan menjalani pertukaran pelajar pada 24 Juli sampai 14 Agustus 2016. Kegiatan ini selain untuk memperluas kerjasama juga untuk menambah kemampuan mahasiswa, khususnya dalam berbahasa Jerman, baik teori maupun praktik. Sebelumnya, para mahasiswa tersebut telah melakukan serangkaian seleksi akademis dan wawancara. Kurikulum yang ada di RU sendiri memiliki sejumlah persamaan. Dengan begitu, mahasiswa bisa mengikuti dua perkuliahan wajib yakni German for Business dan German for Tourism. Kemudian, mahasiswa juga akan mengikuti tiga mata kuliah wajib serta dua mata kuliah peminatan. Mereka lalu akan mendapat kesempatan kursus tambahan bahasa Thailand. Para mahasiswa Unpad tersebut secara resmi diterima oleh President Ramkhamhaeng University, Asst Prof Wutisak Lapcharoensap, Wakil President Urusan Kerjasama Internasional RU, Ketua German Department, dan salah seorang tenaga penutur asli Jerman di sana. Selain belajar bahasa Jerman, digelar pula diskusi detail terkait rencana kerjasama lanjutan, seperti program jangka panjang pembuatan buku ajar regional ASEAN untuk MK Deutsch für Wirtschaft dan Deutsch für Tourismus, kerjasama penelitian, serta pengembangan kualitas dosen. Menariknya lagi, para mahasiswa ini juga diajak untuk mengunjungi sejumlah tempat wisata di Negeri Gajah Putih. “Pada 26 September sampai dengan 14 Oktober 2016 mahasiswa RU juga akan melakukan kegiatan pertukaran dengan program yang sama dengan yang sedang dilakukan oleh mahasiswa Unpad di RU,” pungkas Kaprodi Sastra Jerman FIB Unpad, Dr Phil Dian Ekawati, MA, sebagaimana dikutip dari laman Unpad, Rabu (3/8/2016).(ira) (rfa)

Berita

Fakultas Sastra/FIB Unpad Gelar Reuni Akbar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Fakultas Sastra/Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Padjajaran (Unpad)  bersiap kembali menggelar reuni akbar. Rencananya kegiatan yang diberi nama “Hari-Hari Sastra Reunian (H2S Reunian)” ini bakal digelar pada Sabtu, 6 Februari 2016 di kampus FIB, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Tema acaranya adalah Kembali Satu di Kampus Biru. Ketua Umum Panitia H2S Reunian, Ardhi Lufti Siregar, mengungkapkan, acara ini terbuka bagi para alumnus Fakultas Sastra/FIB Unpad angkatan 1980-an hingga 2000-an dari semua jurusan baik S1 maupun D3. Konsepnya simpel dan gratis. Rangkaian acara terdiri atas pentas seni dan budaya, apresiasi sastra, pameran beragam benda pembangkit memori kolektif para alumni, fun games, foto studio antarjurusan, penghargaan bagi para dosen purnatugas dari berbagai jurusan, bazaar himpunan, dan lainnya. Sejumlah tokoh dan selebrita alumni Fakultas Sastra/FIB Unpad akan hadir. Selain sebagai ajang silaturahmi dan bernostalgia, kegiatan ini juga diarahkan untuk mensinergikan berbagai potensi para alumni dalam semakin memajukan kampus, memberdayakan sesama alumni, bahkan membangun hubungan profesional maupun sosial demi kemajuan bersama. “Jadi acara reuni nanti bukan sekadar berbagi memori. Tapi ada makna yang lebih dalam yang dihasilkan dari pertemuan itu. Ada wujud kecintaan dan kepedulian terhadap almamater yang juga konkret,” jelas Ardhi dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Kamis (8/10). Ardhi juga menerangkan bahwa seluruh rangkaian acara akan melibatkan alumni dan segenap civitas akademika Fakultas Sastra/FIB Unpad. H2S Reunian pun bakal ditandai dengan pembentukan Career Development Center (CDC) bagi para lulusan Fakultas Sastra/FIB Unpad.  “Daya lenting lulusan Fakultas Sastra dan FIB begitu dahsyat. Mereka mampu berkarier di berbagai bidang pekerjaan. Jaringan ini perlu dimanfaatkan untuk membantu adik-adik mereka  yang fresh graduate untuk juga maju,” kata Ardhi. Sejauh ini, lanjut dia, sudah lebih dari 5.000 orang mendaftarkan dirinya dalam database alumni Fakultas Sastra/FIB Unpad. Padahal, registrasi alumni baru dibuka beberapa hari. Data base ini akan dioperasikan secara permanen dan selalu up date. Informasi lengkap mengenai H2S reunian bisa dilihat di situs www.alumnisastra.or.id, Twitter @sastraunpad16, atau Facebook Reuni Akbar Sastra Unpad 2016. “Kami pun sangat mengharapkan dukungan maupun donasi dari para almuni yang digalang melalui situs www.alumnisastra.or.id. Silakan mengontak panitia melalui media sosial yang ada,” pungkasnya. Sementara itu, Dekan FIB Unpad, Yuyu Yohana Risagarniwa sangat mengapresiasi inisiatif dari para alumni untuk menggelar reuni akbar. “Saya merasakan spirit yang kuat dari para alumni untuk bersilaturahmi, berbagi kenangan, kemudian saling menguatkan melalui pembentukan database alumni dan career development center atau CDC. Terlebih acara ini juga berkolaborasi dengan para mahasiswa yang masih kuliah,” ujar Yuyu. Dengan adanya CDC, lanjut dia, masa tunggu fresh gradute FIB untuk masuk ke dunia kerja bisa diperpendek. Sumber berita: http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/15/10/08/nvw21m318-fakultas-sastrafib-unpad-gelar-reuni-akbar

Berita

Career Development Center Bakal Tandai Hari-hari Sastra Reunian

SUMEDANG, TRIBUNJABAR.CO.ID – Fakultas Sastra/Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Padjadjaran (Unpad) bersiap kembali menggelar reuni akbar. Rencananya kegiatan yang diberi nama “Hari-Hari Sastra Reunian (H2S Reunian)” ini bakal digelar pada Sabtu, 6 Februari 2016 di kampus FIB, Jatinangor, Sumedang. Tema acaranya adalah Kembali Satu di Kampus Biru. Ketua Umum Panitia H2S Reunian, Ardhi Lufti Siregar, mengungkapkan, acara inu terbuka bagi para alumni Fakultas Sastra/FIB Unpad angkatan 1980-an hingga 2000-an dari semua jurusan baik S1 maupun D3. Konsepnya simpel dan gratis. Rangkaian acara terdiri atas pentas seni dan budaya, apresiasi sastra, pameran beragam benda pembangkit memori kolektif para alumni, fun games, foto studio antarjurusan, penghargaan bagi para dosen purnatugas dari berbagai jurusan, bazaar himpunan, dan lainnya. Sejumlah tokoh dan selebrita alumni Fakultas Sastra/FIB Unpad akan hadir. Selain sebagai ajang silaturahmi dan bernostalgia, kegiatan ini juga diarahkan untuk menyinergikan berbagai potensi para alumni dalam upaya semakin memajukan kampus, memberdayakan sesama alumni, bahkan membangun hubungan profesional maupun sosial demi kemajuan bersama. “Jadi acara reuni nanti bukan sekadar berbagi memori. Tapi ada makna yang lebih dalam yang dihasilkan dari pertemuan itu. Ada wujud kecintaan dan kepedulian terhadap almamater yang juga konkret,” jelas Ardhi seusai audiensi Panitia H2S Reunian dengan Dekan FIB Yuyu Yohana Risagarniwa dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FIB Unpad di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Rabu (7/10). Ardhi juga menerangkan bahwa seluruh rangkaian acara akan melibatkan alumni dan segenap civitas akademika Fakultas Sastra/FIB Unpad. H2S Reunian pun bakal ditandai dengan pembentukan Career Development Center (CDC) bagi para lulusan Fakultas Sastra/FIB Unpad. “Daya lenting lulusan Fakultas Sastra dan FIB begitu dahsyat. Mereka mampu berkarier di berbagai bidang pekerjaan. Jaringan ini perlu dimanfaatkan untuk membantu adik-adik mereka yang fresh graduate untuk juga maju,” kata Ardhi. Sejauh ini, lanjut dia, sudah lebih dari 5.000 orang mendaftarkan dirinya dalam database alumni Fakultas Sastra/FIB Unpad. Padahal, registrasi alumni baru dibuka beberapa hari. Data base ini akan dioperasikan secara permanen dan selalu up date. Informasi lengkap mengenai H2S reunian bisa dilihat di situs www.alumnisastra.or.id, Twitter @sastraunpad16, atau Facebook Reuni Akbar Sastra Unpad 2016. “Kami pun sangat mengharapkan dukungan dari para almuni yang digalang melalui situs www.alumnisastra.or.id. Silakan mengontak panitia melalui media sosial yang ada,” pungkas Ardhi. Sementara itu, Dekan FIB Unpad, Yuyu Yohana Risagarniwa sangat mengapresiasi inisiatif dari para alumni untuk menggelar reuni akbar. “Saya merasakan spirit yang kuat dari para alumni untuk bersilaturahmi, berbagi kenangan, kemudian saling menguatkan melalui pembentukan database alumni dan career development center atau CDC. Terlebih acara ini juga berkolaborasi dengan para mahasiswa yang masih kuliah,” ujar Yuyu. Dengan adanya CDC, lanjut dia, masa tunggu fresh gradute FIB untuk masuk ke dunia kerja bisa diperpendek.  (mac) Sumber berita: http://jabar.tribunnews.com/2015/10/08/career-development-center-bakal-tandai-hari-hari-sastra-reunian

Berita

Fakultas Sastra/FIB Unpad Gelar Reuni Akbar

SUMEDANG – Fakultas Sastra/Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Padjajaran (Unpad) bersiap kembali menggelar reuni akbar. Rencananya kegiatan yang diberi nama “Hari­Hari Sastra Reunian (H2S Reunian)”. Acara ini bakal digelar pada Sabtu 6 Februari 2016 di kampus FIB, Jatinangor, Sumedang. Ketua Umum Panitia H2S Reunian Ardhi Lufti Siregar mengungkapkan, acara ini terbuka bagi para alumni Fakultas Sastra/FIB Unpad angkatan 1980­an hingga 2000­an dari semua jurusan baik S1 maupun D3. Menurut Ardhi, rangkaian acara di antaranya, pentas seni dan budaya, apresiasi sastra, pameran beragam benda pembangkit memori kolektif para alumni, fun games, foto studio antarjurusan. Sejumlah tokoh dan selebrita alumni Fakultas Sastra/FIB Unpad akan hadir. “Jadi acara reuni nanti bukan sekadar berbagi memori. Tapi ada makna yang lebih dalam yang dihasilkan dari pertemuan itu. Ada wujud kecintaan dan kepedulian terhadap almamater yang juga konkret,” jelas Ardhi seusai audiensi Panitia H2S Reunian dengan Dekan FIB Yuyu Yohana Risagarniwa dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FIB Unpad di Jatinangor, Rabu 7 Oktober 2015 kemarin. Ardhi menerangkan, seluruh rangkaian acara akan melibatkan alumni dan segenap civitas akademika Fakultas Sastra/FIB Unpad. H2S Reunian pun bakal ditandai dengan pembentukan Career Development Center (CDC) bagi para lulusan Fakultas Sastra/FIB Unpad. Sejauh ini, lanjut dia, sudah lebih dari 5.000 orang mendaftarkan dirinya dalam database alumni Fakultas Sastra/FIB Unpad. Padahal, registrasi alumni baru dibuka beberapa hari. Data base ini akan dioperasikan secara permanen dan selalu up date. Informasi lengkap mengenai H2S reunian bisa dilihat di situs www.alumnisastra.or.id, Twitter @sastraunpad16, atau Facebook Reuni Akbar Sastra Unpad 2016. Dekan FIB Unpad, Yuyu Yohana Risagarniwa sangat mengapresiasi inisiatif dari para alumni untuk menggelar reuni akbar. “Saya merasakan spirit yang kuat dari para alumni untuk bersilaturahmi, berbagi kenangan, kemudian saling menguatkan melalui pembentukan database alumni dan career development center atau CDC. Terlebih acara ini juga berkolaborasi dengan para mahasiswa yang masih kuliah,” ujar Yuyu. source: http://nasional.sindonews.com/read/1051292/15/fakultas-sastra-fib-unpad-gelar-reuni-akbar-1444252647

Berita

FIB DAPAT “THR” DARI REKTOR

Selasa (28/06/2015) acara silaturahmi dalam rangka halal bihalal sivitas akademika FIB Unpad digelar di Aula PSBJ FIB Unpad. Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini diawali dengan silaturahmi antara jajaran pimpinan fakultas dengan sivitas akademika FIB Unpad serta tamu undangan. Sekitar 250 orang yang terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan hadir pada kegiatan tersebut.       Dekan FIB Unpad Yuyu Yohana Risagarniwa, M.Ed., Ph.D. dalam sambutannya mengatakan bahwa bulan Ramadhan yang baru saja meninggalkan kita semoga menjadi keberkahan bagi seluruh sivitas akademika FIB Unpad. Selain itu Dekan juga berpesan agar sivitas akademika FIB Unpad bisa terus kompak bekerja sama agar FIB khususnya dan Unpad umumnya bisa lebih “nanjeur”. Selanjutnya Dekan juga mengucapkan terima kasih kepada Rektor Unpad Prof.Dr.med. Tri Hanggono Achmad, dr. yang sudah berkenan hadir dan bersedia menjadi penceramah. Memasuki acara penyampaian taushiah Prof.Dr.med Tri Hanggono Achmad, dr. menyampaikan beberapa hal di antaranya tentang perlunya meneruskan kebiasaan baik yang dilaksanakan di bulan Ramadhan pada bulan-bulan selanjutnya. Taushiah yang disampaikan dengan penuh keakraban tersebut mampu menarik perhatian sekitar 250 orang yang hadir di Aula PSBJ.     Setelah menyampaikan taushiah Rektor memberi kejutan kepada sivitas akademika FIB Unpad dengan memberi “THR”. THR tersebut berupa informasi bahwa telah ditandatanganinya Rancangan Program Pendirian Pusat Studi Budaya Sunda. Dengan telah disyahkan rancangan program tersebut Rektor menyampaikan pembangunan fisik untuk Pusat Studi Budaya Sunda sudah bisa dimulai. Selanjutnya Rektor mengharapkan FIB segera merangkum ide-ide dan mewujudkannya dalam bentuk program-program untuk menjalankan Pusat Studi Budaya Sunda. Kegiatan silaturahmi dalam rangka halal bihalal sivitas akademika FIB Unpad ini ditutup dengan penampilan lagu-lagu Sunda yang dipersembahkan oleh group “Barasat” dari Paguyuban Mahasiswa Sastra Sunda FIB Unpad. (rat/JHS)

Berita

Bupati Sunjaya Gandeng (FIB) Unpad Gulirkan Program Kampung Global

CIREBON (CT) – Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra akan membuat program kampung global dengan diberikan nama global village yang menjadi pilihannya di Desa Budur, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon dengan target di Tahun 2016, program tersebut sudah berhasil. Awalnya, program yang menjadi keinginan bupati itu, sempat memiliki nama program kampung Eropa. Namun setelah dilakukan rapat bersama terkait program itu, akhirnya adanya pergantian nama yakni global village. Program kampung global atau kini memiliki sebutan global village perubahan namanya sudah berdasarkan berbagai pertimbangan, “Kita sudah sepakat, kampung Eropa resmi diganti menjadi global village yang artinya secara global, bukan hanya eropa karena konsep awalnya memasukkan dua bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Mandarin. Kami sedang merencanakan program pembuatan global village yang nanti dalam sistem pembelajarannya akan dibuat dua blok pembelajaran,” jelasnya. Di antaranya, blok Inggris dan blok Mandarin. Program yang digulirkannya itu, bertujuan dibentuknya global village, untuk memberikan pembelajaran kepada masyarakat kabupaten cirebon, agar terbiasa dengan menggunakan bahasa internasional. “Kenapa pilihannya dua bahasa itu, jadi jika Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional. Sedangkan bahasa Mandarin, sudah dikatakan mendunia dikarenakan negara maju banyak yang masuk dari negara china,” katanya. Sementara dalam pelaksanaannya, program global village akan menghabiskan anggaran sekitar Rp. 450 juta, yang akan masuk dalam APBD tahun 2016 mendatang. Diselenggarakan di tahun 2016 dengan bekerjasama Universitas Padjadjaran Bandung. (Dea Deliana) Sumber berita: www.cirebontrust.com/bupati-sunjaya-gandeng-unpad-gulirkan-program-kampung-global.html

Berita

Pemkab Cirebon Gandeng (FIB) Unpad Wujudkan Kampung Berbahasa Asing

SHN Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra bersama Tim 10 Unpad saat memberikan keterangan tentang kampung eropa Fajarnews.com, SUMBER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon menggandeng tim dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, dalam mewujudkan kampung Eropa. Yang mana nantinya di kampung tersebut masyarakatya akan berkomunikasi dalam dua bahasa internasional dengan dinamakan “Global Village”. Dua bahasa tersebut yakni bahasa Ingris dan bahasa Mandarin. Lokasi yang dipilih oleh Pemkab Cirebon, sebelumnya Desa Balerante, Kecamatan Palimanan. Namun karena desa tersebut akses jalan dan geografisnya tidak masuk kriteria maka desa Budur, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon menjadi pilihan kedua. “Awalanya kampong eropa namun setelah disepakati kita ganti dengan kampong Global Village. Yaitu sebuah kampung yang memiliki konsep secara global namun tidak meninggakan unsur lokal. Insyaallah pelaksanaannya akan berlangsung di tahun 2016 mendatang” kata Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra, kemarin (23/6). Pemkab sendiri melibatkan tim dari Unpad Bandung yang beranggotakan sebanyak 10 orang ahli bahasa asing yang mayoritas bergelar doktor. Menurut Bupati, tim dalam beberapa waktu lalu telah melakukan survei dan kajian langsung kelokasi di desa Budur dan hasilnya memenuhi syarat untuk dibentuknya kampung berbahasa asing. “Berdasarkan kajian tim dari Unpad awalnya di Desa Balerante. Namun karena tidak memenuhi kriteria salahsatunya jauh dari keramaian jalan raya. Sebaliknya untuk desa Budur, aksesnya lebih mudah di jangkau dan semua syaratnya terpenuhi,” katanya. Terkait dukungan anggaran sendiri, Pemkab Cirebon pada tahun 2016, akan menganggarkan Rp 450 juta dalam satu tahun anggaran. Hal itu baru hitungan kasar yang diberikan Tim dana tersebut untuk kebutuhan SDM dan sarana pendukung lainnya. “Dalam waktu dekat tim akan berangkat ke Pare, untuk melakukan study banding dan menerapkannya di Cirebon. Diantaranya dengan membuat posko dan lainnya,” katanya. Sementara itu, perwakilan tim dari Unpad, Fauzan mejelaskan, berdasarkan kajian yang dilakukan timnya di Desa Budur masuk dalam kategori pembentukan kampung asing. Selain itu, dari tingkat pendidikan masyarakatnya juga cukup mendukung. Termasuk persyaratan lainnya yakni faktor Geografis untuk dilakukan promosi. ” Jika telah jadi, maka akan dibuatkan banner bernamakan ‘Welcom To Our Global Village’ disejumlah titik. seperti di lintasan jalur Tol Cipali, gerbang pondok pesantren, dan di wilayah Susukan sebelah utara, yang berbatasan dengan Kabupaten Indramayu. ” kata Fauzan. Dia menambahkan, pihak pemdes sangat merespon dengan kedatangn tim 10 Unpad, bahkan kepala desa telah menyediakan tempat untuk dijadikan secretariat tim 10. Selain itu di wilayah tersebut ada beberapa guru bahasa ingris dan mereka siap untuk membantu program tersebut. (SHN) sumber berita: http://news.fajarnews.com/read/2015/06/24/3516/pemkab.cirebon.gandeng.unpad.wujudkan.kampung.berbahasa.asing

Scroll to Top