Pembelajaran Bahasa Asing Berbasis Budaya Lokal melalui Lagu dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Raudhatul Athfal di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat

Sabtu, 16 September 2017. Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran melalui Direktorat Riset, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Inovasi menyelenggarakan PKM dengan kegiatan Pembelajaran Bahasa Asing Berbasis Budaya Lokal melalui Lagu dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Raudhatul Athfal di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat bertempat di Islamic Center Pangandaran. Kegiatan tersebut diikuti oleh 200 guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Raudhatul Athfal atau IGRA se-Kabupaten Pangandaran, yaitu organisasi profesi yang menjadi wadah silaturrahmi guru-guru RA dalam upaya menyiapkan kader-kader atau generasi anak didik usia dini yang berkarakter dalam nuansa yang Islami.

   

Tujuan pelaksanaan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat yang akan dilaksanakan adalah meningkatkan kompetensi Guru Raudhatul Athfal di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Manfaat kegiatan ini adalah (1) meningkatkan kemampuan Guru Raudhatul Athfal dalam penguasaan bahasa asing tingkat dasar, mengingat pentingnya penguasaan bahasa asing saat ini, terutama bagi masyarakat Pangandaran sebagai masyarakat yang harus terlibat dalam pengembangan wisata setempat, (2) meningkatkan kemampuan pembelajaran bahasa asing bagi Guru Raudhatul Athfal, tentunya proses pembelajarannya bahasa asing memerlukan strategi dan pendekatan yang tepat dan efektif. Keberhasilan pembelajaran bahasa asing pada anak usia dini sangat dipengaruhi oleh kemampuan seorang guru dalam menyajikan proses kegiatan belajar mengajar yang menarik dan menyenangkan bagi anak, pentingnya penguasaan bahasa asing saat ini, tentunya proses pembelajarannya bahasa asing memerlukan strategi dan pendekatan yang tepat dan efektif. Keberhasilan pembelajaran bahasa asing pada anak usia dini sangat dipengaruhi oleh kemampuan seorang guru dalam menyajikan proses kegiatan belajar mengajar yang menarik dan menyenangkan bagi anak. Guru harus bisa menciptakan suasana belajar dari yang biasa atau keadaan kelas yang biasa saja menjadi suatu pengalaman penemuan yang luar biasa. Untuk membangun suasana yang bagus seorang guru harus bisa membangun suasana kelas yang hidup dan relaks sehingga siswa bisa menerima materi dengan baik. Diantara strategi mengajar bahasa asing untuk anak-anak yang bisa dilakukan oleh para guru adalah menggunakan lagu dan cerita. Lagu merupakan sumber bahasa yang otentik. Hal ini didukung oleh pendapat para ahli bahasa dan pengalaman para guru bahasa seperti yang dinyatakan oleh Abdulrahman Al-Faridi bahwa lagu-lagu berbahasa Inggris dapat membantu para guru untuk menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan (Alfaridi, 2006). Lagu digunakan sebagai teknik/media dalam proses pembelajaran bahasa asing. Hal ini dikarenakan hampir tidak ada batas waktu dalam menggunakan media lagu untuk mengajar bahasa asing, maksudnya para siswa bisa menggunakan lagu sebagai input bahasa sesuka hati mereka, kapan pun mereka mau, baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Mereka bisa menyanyikan lagu tersebut di mana saja, dan kapan saja mereka kehendaki. Secara alamiah mereka bersentuhan secara cepat dengan bahasa dan menikmati proses ini.

  

Tim Pelaksana PKM terdiri atas Yuyu Yohana Risagarniwa, M.Pd., Ph.D., Dr. Hazbini, M.Ag. dan Taufik Ampera, M.Hum. Sebagai narasumber pada kegiatan tersebut Erlina, M.Hum. dan Inu Isnaeni Sidiq, Ph.D. dibantu oleh Yusuf (mahasiswa Prodi Sastra Jepang) dan Shifa (mahasiswa Prodi Sastra Arab).